Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Sampang — Relawan ABA IDi Foundation Dampingi Warga Urus KTP

Pagi itu, Bu Siti (47) berdiri gelisah di depan kantor desa. Di tangannya hanya ada selembar kartu keluarga yang sudah lusuh. Ia tahu harus memiliki KTP un

Jul 09, 2026 - 16:53
0 0

Pagi itu, Bu Siti (47) berdiri gelisah di depan kantor desa. Di tangannya hanya ada selembar kartu keluarga yang sudah lusuh. Ia tahu harus memiliki KTP untuk bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis yang sangat dibutuhkannya, tapi ia tidak paham harus mulai dari mana. Kebingungan serupa juga dialami puluhan warga lainnya di pelosok Sampang. Namun hari itu, kegelisahan mereka pelan-pelan luruh begitu rompi biru para relawan ABA IDi Foundation mulai terlihat di antara kerumunan.

Kisah Tentang Selembar Kartu yang Terasa Jauh

Bagi sebagian besar kita, KTP hanyalah selembar kartu yang tersimpan di dompet. Namun bagi warga seperti Bu Siti, ketiadaan KTP adalah tembok yang memisahkan mereka dari hak-hak dasar: layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga akses pendidikan untuk anak-anak mereka. "Saya sudah bertahun-tahun tidak punya KTP. Mau berobat gratis tidak bisa, harus bayar. Padahal uangnya tidak ada," ujarnya dengan suara bergetar, matanya menerawang ke arah jalan desa yang berdebu.

Koordinator relawan ABA IDi Foundation, Ridwan, mengungkapkan bahwa masih banyak warga yang belum memiliki KTP bukan karena keengganan, melainkan karena ketidaktahuan. "Mereka tidak tahu syaratnya apa, prosedurnya bagaimana, bahkan ada yang takut karena mendengar cerita sulitnya mengurus administrasi. Padahal hak itu sederhana, asalkan ada yang mendampingi," katanya.

Satu Per Satu Langkah Menuju Identitas

Tim relawan memetakan kebutuhan warga. Mereka mendatangi rumah-rumah, berbincang santai sambil mencatat kendala yang dihadapi. Pendekatan personal ini menjadi kunci: warga yang semula menutup diri akhirnya bersedia mengikuti pendampingan. Berikut adalah tahapan yang dilakukan para relawan:

  1. Identifikasi dan pencatatan awal — Relawan mendata warga yang belum memiliki KTP dan menyelidiki penyebab spesifiknya, mulai dari dokumen pendukung yang hilang hingga kendala jarak ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
  2. Pemeriksaan dan validasi berkas — Setiap warga didampingi untuk melengkapi persyaratan: fotokopi Kartu Keluarga, surat pengantar dari RT/RW, hingga dokumen alternatif bila akta kelahiran tidak tersedia. Puluhan warga berhasil diverifikasi datanya dalam satu pekan pertama.
  3. Pendampingan langsung ke kantor Dukcapil — Relawan tak hanya memberi arahan, tapi benar-benar mengantar warga ke kantor pemerintahan, membantu mengisi formulir, dan memastikan setiap tahap dilalui tanpa hambatan.
  4. Monitoring pasca-pengurusan — Setelah KTP terbit, relawan kembali menghubungi warga untuk memastikan dokumen telah diterima dan bisa digunakan mengakses layanan publik.

Ketika Identitas Menghidupkan Harapan

Bu Siti kini menggenggam KTP barunya dengan rasa haru. "Sekarang saya bisa berobat gratis, rasanya seperti mimpi. Terima kasih banyak untuk adik-adik relawan yang sudah sabar membantu saya," ucapnya sambil menyeka sudut matanya. Senyum serupa juga merekah dari wajah Pak Andik, warga lain yang baru pertama kali memiliki KTP di usia 50 tahun. "Saya tidak perlu malu lagi kalau ditanya petugas. Akhirnya saya diakui sebagai warga," katanya lirih.

Program pendampingan ABA IDi Foundation ini tidak sekadar membantu warga memperoleh selembar kartu identitas. Ini adalah kerja membangun jembatan antara masyarakat yang tersisih dengan hak-hak dasar mereka. Dengan adanya dokumen kependudukan yang lengkap, warga kini bisa mengakses layanan kesehatan gratis, mendaftarkan anak ke sekolah formal, menerima bantuan sosial yang sebelumnya tak tersentuh, hingga bahkan bisa mendaftar pekerjaan secara legal. Relawan Ridwan menegaskan, "Kami ingin ini menjadi awal. Percayalah, KTP itu bukan sekadar kartu, tapi kunci untuk membuka pintu kehidupan yang lebih layak."

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User