Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Mendagri: Penguatan Program Bedah Rumah Cermin Keberpihakan Pemerintah pada Rakyat Kecil

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penguatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang lebih dikenal dengan program bedah rumah merupakan wujud

Jul 06, 2026 - 13:55
0 1
Mendagri: Penguatan Program Bedah Rumah Cermin Keberpihakan Pemerintah pada Rakyat Kecil

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penguatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang lebih dikenal dengan program bedah rumah merupakan wujud keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat, khususnya golongan berpenghasilan rendah. Dalam keterangan yang diterima media kami pada Rabu (24/6/2026), Tito menyampaikan bahwa perluasan cakupan program ini menunjukkan perhatian serius Presiden Prabowo Subianto terhadap peningkatan kualitas hidup rakyat kecil.

Skala Program yang Semakin Luas

Program BSPS telah menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung percepatan penyediaan hunian layak di Indonesia. Mendagri menjelaskan, di bawah arahan Presiden Prabowo, target tahunan bedah rumah ditingkatkan secara signifikan untuk menjangkau lebih banyak keluarga di seluruh pelosok negeri. "Pak Presiden kita, Pak Prabowo Subianto sangat-sangat peduli dengan rakyat kecil. Ini adalah contoh kecil ya dari kepedulian beliau, yang mungkin nggak banyak terbaca, program bedah rumah," ujar Tito.

"Pak Presiden kita, Pak Prabowo Subianto sangat-sangat peduli dengan rakyat kecil. Ini adalah contoh kecil ya dari kepedulian beliau, yang mungkin nggak banyak terbaca, program bedah rumah."

Pernyataan ini merujuk pada kebijakan terbaru yang menaikkan kuota bedah rumah hingga lebih dari 300.000 unit pada tahun 2026, sebuah lompatan besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tito menambahkan bahwa kepedulian ini bukan sekadar simbolis, tetapi benar-benar terlihat dari upaya pemerintah memangkas birokrasi agar dana stimulan cepat sampai ke masyarakat.

Kolaborasi Pusat-Daerah Jadi Kunci

Mendagri juga mendorong pemerintah daerah untuk turut aktif mengawal program ini. Menurutnya, kementerian yang dipimpinnya akan memfasilitasi sinkronisasi data penerima manfaat melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman di setiap kabupaten/kota. Dengan demikian, penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan terhindar dari tumpang tindih. "Kami di Kemendagri siap memastikan pemerintah daerah mendukung penuh program ini, mulai dari penyediaan data calon penerima hingga pendampingan teknis," jelas Tito.

Program bedah rumah tidak hanya memberikan atap layak bagi keluarga kurang mampu, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui bahan bangunan dan tenaga kerja setempat. Dengan semakin kuatnya sinergi antara pusat dan daerah, diharapkan pengentasan kawasan kumuh dan penurunan backlog kepemilikan rumah dapat berjalan lebih cepat. Masyarakat pun dapat merasakan langsung manfaat keberpihakan pemerintah dalam wujud tempat tinggal yang sehat dan nyaman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User