Revand Narya Laporkan Pengunggah Wajahnya yang Tuding Utang Rp190 Juta
Raut wajah Revand Narya terlihat lebih tenang saat keluar dari ruang penyidik Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (9/7/2026) sore. Namun di balik ketenan
Raut wajah Revand Narya terlihat lebih tenang saat keluar dari ruang penyidik Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (9/7/2026) sore. Namun di balik ketenangan itu, aktor yang dikenal lewat sejumlah sinetron ini menyimpan luka yang belum sepenuhnya sembuh. Betapa tidak, foto dirinya tiba-tiba tersebar di media sosial dengan narasi yang menyakitkan: ia dituding memiliki utang hingga Rp190 juta. Sebuah fitnah yang memaksanya menempuh jalan panjang demi membersihkan nama baik.
Kronologi Fitnah yang Merusak Nama Baik
Bagi Revand, fitnah ini bukan sekadar catatan kriminal di dunia maya. Ia menceritakan bagaimana semua berawal dari sebuah unggahan misterius yang menyebar dalam hitungan jam. “Saya tidak tahu siapa yang menyebarkannya. Tiba-tiba saja banyak teman yang mengirim tangkapan layar foto saya dengan tuduhan utang yang tidak masuk akal,” kenangnya dengan nada getir.
- Foto wajah diunggah: Akun anonim menyebarkan potret Revand dengan teks yang menyebutkan tunggakan utang sebesar Rp190 juta.
- Dampak sosial langsung: Pesan dari rekan artis, keluarga, dan penggemar berdatangan, membuat Revand merasa terpojok.
- Kekhawatiran psikologis: “Yang paling berat adalah menjelaskan ke orang tua. Mereka sangat khawatir, padahal tidak ada sepeser pun utang seperti itu,” ujar Revand.
Memilih Jalur Hukum Demi Keadilan
Setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya, Revand Narya memutuskan untuk tidak tinggal diam. Ia melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan sangkaan pencemaran nama baik dan fitnah. Langkah ini diambil bukan semata-mata untuk memburu pelaku, melainkan untuk mengembalikan martabat yang tercoreng. “Ini bukan soal uang, ini soal harga diri. Saya harus melindungi nama saya dan keluarga,” lanjutnya.
Pemeriksaan BAP yang Melelahkan tapi Kondusif
Sekitar dua pekan setelah laporan, Revand datang memenuhi panggilan penyidik untuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Proses yang berlangsung selama beberapa jam itu dijalaninya dengan sabar. Ia dicecar 24 pertanyaan yang menggali detail kasus, mulai dari kronologi penyebaran hingga potensi kerugian imateriil yang dialaminya.
- Jalur komunikasi: Penyidik menelusuri tangkapan layar dan tautan unggahan yang sempat viral di platform pesan.
- Motif dan ancaman: Revand diminta mengidentifikasi siapa saja yang mungkin memiliki dendam atau motif di balik fitnah Rp190 juta itu.
- Klarifikasi publik: “Saya tadi jelaskan semua dengan jujur, dan penyidik sangat membantu. Suasananya kondusif, walau pertanyaannya cukup menyeluruh,” kata Revand usai BAP.
Kini Revand berharap polisi segera menemukan titik terang. Ia juga menyampaikan pesan kepada para kreator konten agar lebih bertanggung jawab. “Kalau mau viral, jangan korbankan nama orang. Satu unggahan bisa menghancurkan hidup seseorang,” ucapnya lirih. Bagi Revand Narya, perjuangan melawan fitnah ini adalah pelajaran pahit bahwa dunia maya bukanlah ruang tanpa konsekuensi.
[SOCIAL_TWEET]: "Revand Narya jalani BAP di Polres Metro Jakpus, wajahnya diunggah dan dituding utang Rp190 juta. ‘Ini soal harga diri,’ katanya. Proses hukum terus berlanjut. #RevandNarya #PencemaranNamaBaik #KeadilanDigital" [SOCIAL_FB]: "Aktor Revand Narya tak tinggal diam saat wajahnya dicatut dan dituding menunggak utang fantastis. Kini jalan hukum ditempuh. Begini kisahnya di balik laporan pencemaran nama baik." [SOCIAL_TG]: "⚖️ Revand Narya selesai BAP, 24 pertanyaan dijawab dengan tenang. Wajahnya sempat diunggah + difitnah utang Rp190 juta. #RevandNarya" [TAGS]: Revand Narya, pencemaran nama baik, Polres Metro Jakarta Pusat, utang Rp190 juta, fitnah
Comments (0)