Sahroni NasDem Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Hingga Tuntas
Jakarta - Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni memberikan respons tegas terkait arahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kepada kader PSI yang meminta agar pemerintahan Presiden Prabowo S
Jakarta - Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni memberikan respons tegas terkait arahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kepada kader PSI yang meminta agar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dikawal hingga dua periode. Sahroni menegaskan bahwa partainya saat ini sepenuhnya fokus untuk mendukung jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran.
Dalam keterangan yang diterima media kami pada Minggu (21/6/2026), Sahroni menyampaikan bahwa mendukung dan mengawal pemerintahan yang sah merupakan sebuah kewajiban yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab hingga selesai. Ia menekankan bahwa NasDem memiliki komitmen kuat untuk memastikan seluruh program kerja pemerintah dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat Indonesia.
"Mengawal Pak Prabowo itu wajib sampai tuntas dukung pemerintahan saat ini," kata Sahroni kepada awak media.
Pernyataan ini sekaligus menepis berbagai spekulasi yang selama ini beredar mengenai posisi NasDem dalam koalisi pemerintahan. Partai yang dipimpin oleh Surya Paloh tersebut menunjukkan sikap yang tetap solid dan konsisten dalam mendukung keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran, mengikuti arahan ketua umum untuk terus berada dalam barisan pendukung pemerintah demi stabilitas nasional.
Dukungan terhadap keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran tidak hanya datang dari NasDem. Dalam pemberitaan terpisah, Partai Golkar juga memberikan pandangan positif atas arahan Jokowi tersebut. Golkar menilai bahwa sinyal dukungan Jokowi terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran untuk berlanjut hingga dua periode secara langsung mematahkan isu "dua matahari" yang selama ini ramai diperbincangkan di ranah politik. Isu tersebut merujuk pada dugaan adanya dualisme kepemimpinan antara figur Jokowi dan Prabowo yang dikhawatirkan dapat menimbulkan ketidakstabilan dalam pemerintahan.
Pengamat politik menilai bahwa semakin banyaknya partai yang menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran menunjukkan adanya konsolidasi kekuatan politik yang semakin matang. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan stabilitas politik jangka panjang yang menjadi prasyarat utama dalam mewujudkan visi besar pembangunan nasional. Konsolidasi ini juga dianggap sebagai respons strategis terhadap dinamika politik yang terus berkembang menjelang periode-periode krusial pemerintahan.
Hingga laporan ini disusun, pihak Istana Kepresidenan belum memberikan pernyataan resmi terkait respons yang disampaikan oleh Partai NasDem maupun Golkar. Meski demikian, sinyal-sinyal dukungan yang terus mengalir dari berbagai kekuatan politik nasional semakin memperkuat posisi pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menjalankan agenda-agenda strategisnya. Para analis memperkirakan bahwa dukungan politik yang solid ini akan menjadi modal penting bagi pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat domestik maupun internasional, serta dalam mendorong terwujudnya target-target pembangunan yang telah dicanangkan.
Comments (0)