Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

RI-Singapura Kerja Sama Mitigasi El Nino, Karhutla hingga Kelola Sampah

Jakarta, Beritaseputar.com – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia dan Ministry of Sustainability and the Environment Singapura resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sam

Jul 07, 2026 - 23:28
0 0
RI-Singapura Kerja Sama Mitigasi El Nino, Karhutla hingga Kelola Sampah

Jakarta, Beritaseputar.com – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia dan Ministry of Sustainability and the Environment Singapura resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama lingkungan hidup di Jakarta, Senin (29/6/2026). Kesepakatan ini mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari penanganan sampah, pencemaran udara, penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga mitigasi dampak fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung lebih panjang.

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, dalam pernyataannya di kantor KLH Jakarta Selatan menegaskan bahwa MoU ini menjadi kerangka penting untuk mengakselerasi kolaborasi konkret di lapangan. “Kegiatan yang akan dikerjakan banyak. Di antaranya adalah terkait dengan perubahan iklim, kemudian penanganan manajemen sampah, pencemaran udara, termasuk apa, menghadapi El Nino yang kelihatannya akan agak panjang,” ujarnya.

Ruang Lingkup Kerja Sama

MoU ini tidak hanya bersifat seremonial. Kedua negara telah menyepakati serangkaian program aksi yang akan diimplementasikan dalam waktu dekat. Di bidang persampahan, kerja sama akan menitikberatkan pada teknologi pengelolaan dan pengurangan sampah plastik yang menjadi perhatian regional. Sementara itu, untuk pencemaran udara, rencana aksi akan difokuskan pada pemantauan kualitas udara lintas batas dan berbagi data secara real-time guna merespons potensi kabut asap lebih dini.

Isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi sorotan utama. Indonesia dan Singapura akan bertukar pengalaman dalam sistem peringatan dini, serta berbagi sumber daya untuk patroli terpadu di kawasan rawan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengurangi intensitas karhutla yang kerap berdampak pada kualitas udara di kedua negara.

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen kedua negara. Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Singapura yang begitu antusias menjalin kolaborasi di bidang lingkungan. Dengan tantangan perubahan iklim yang kian kompleks, gotong royong seperti ini mutlak diperlukan,” tegas Jumhur kepada awak media.

Antisipasi El Nino Berdurasi Panjang

Salah satu poin krusial dalam kesepakatan adalah mitigasi El Nino. Berdasarkan proyeksi iklim terkini, El Nino yang terjadi pada 2026 diperkirakan berlangsung lebih lama dari siklus sebelumnya sehingga berpotensi memicu kekeringan ekstrem dan gagal panen. Kedua negara akan memperkuat koordinasi dalam pengelolaan sumber daya air, penyiapan bantuan darurat, serta kampanye hemat air dan adaptasi kekeringan.

Dengan payung hukum berbentuk MoU ini, Kementerian Lingkungan Hidup optimistis implementasi program akan lebih terstruktur dan terukur. Sejumlah pertemuan teknis lanjutan direncanakan digelar dalam tiga bulan ke depan untuk merumuskan timeline dan anggaran tiap program prioritas. Kerja sama bilateral ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia dan Singapura sebagai mitra utama dalam menghadapi krisis lingkungan di kawasan Asia Tenggara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User