Revitalisasi Candi Prambanan Dapat Dukungan India, Candi Perwara Jadi Prioritas
Rencana pemugaran Candi Prambanan kembali mencuat ke permukaan dengan dukungan nyata dari Pemerintah India. Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengonfirmasi bahwa inisiatif ini telah disampaikan oleh Perda
Rencana pemugaran Candi Prambanan kembali mencuat ke permukaan dengan dukungan nyata dari Pemerintah India. Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengonfirmasi bahwa inisiatif ini telah disampaikan oleh Perdana Menteri Narendra Modi sejak satu setengah tahun silam, dan kini memasuki tahap yang lebih konkret dengan diagendakannya kunjungan langsung sang perdana menteri ke kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia tersebut.
“Oh ya, jadi memang ini sudah disampaikan oleh Perdana Menteri Modi sejak satu setengah tahun yang lalu. Nah sekarang, besok beliau akan melihat langsung ke Candi Prambanan. Ada bagian dari Candi Prambanan yang memang namanya perwara, itu candi-candi kecilnya yang belum kita revitalisasi,” ujar Fadli Zon di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa fokus utama dari proyek revitalisasi ini bukanlah pada candi induk yang sudah dikenal luas, melainkan pada candi-candi perwara yang selama ini belum tersentuh upaya pemugaran optimal. Candi perwara merupakan deretan candi kecil yang mengelilingi candi induk dalam sebuah kompleks percandian, berfungsi sebagai pelengkap dan penunjang tata ruang sakral. Di kompleks Prambanan, terdapat puluhan reruntuhan candi perwara yang masih menanti rekonstruksi, membentang di halaman utama dan menyimpan potensi arkeologis serta nilai sejarah yang luar biasa.
Dukungan India terhadap revitalisasi ini bukanlah hal yang mengejutkan, mengingat kedekatan historis Candu Prambanan dengan warisan Hindu yang juga menjadi akar kebudayaan India. Kerja sama serupa telah terjalin dalam pemugaran Candi Borobudur pada dekade-dekade sebelumnya, di mana India turut memberikan kontribusi teknis dan pendanaan. Dengan ditandai oleh kunjungan PM Modi, langkah ini diharapkan menjadi sinyal kuat dimulainya kembali proyek kolaboratif antara kedua negara dalam bidang konservasi warisan budaya.
Revitalisasi candi perwara di Prambanan akan menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian situs Warisan Dunia UNESCO ini. Selain memulihkan bentuk fisik candi, proyek ini juga membuka jalan bagi penelitian lebih mendalam mengenai fungsi, kronologi, dan keterkaitan antarbangunan dalam kompleks tersebut. Informasi yang dihimpun media kami mengindikasikan bahwa tim ahli dari kedua negara akan segera melakukan kajian teknis setelah kunjungan kenegaraan tersebut, memetakan prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan ketersediaan data arkeologis. Hasil akhir dari seluruh rangkaian upaya ini diharapkan akan mengembalikan keutuhan lanskap Candi Prambanan, mendekatkannya pada wujud asli yang monumental, serta memperkuat posisinya sebagai destinasi budaya dan religi kelas dunia. Informasi ini merupakan laporan yang dihimpun oleh media kami, Beritaseputar.com.
Comments (0)