Menteri LH Sampaikan Salam Hangat Prabowo ke Raja Charles III di Istana St James
LONDON, Beritaseputar.com – Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menghadiri rangkaian acara London Climate Action Week (LCAW) 2026 yang berlangsung di ibu kota Inggris. Kehadiran Menteri Jumhur
LONDON, Beritaseputar.com – Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menghadiri rangkaian acara London Climate Action Week (LCAW) 2026 yang berlangsung di ibu kota Inggris. Kehadiran Menteri Jumhur menjadi sorotan setelah ia berkesempatan berdialog langsung dengan Raja Charles III dalam sebuah resepsi eksklusif bertajuk Super-pollutant High-level Reception yang digelar di Istana St. James, London, pada Selasa (24/6).
Pertemuan Eksklusif di Istana St. James
Pertemuan antara Menteri Jumhur dan Raja Charles III ini bukan sekadar seremoni kenegaraan biasa. Momentum tersebut menandai pengakuan internasional terhadap komitmen Indonesia dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati. Dalam suasana penuh kehangatan di salah satu istana kerajaan tertua di Inggris itu, Menteri Jumhur menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto kepada Yang Mulia Raja Charles III.
“Suatu kehormatan bagi saya dapat mewakili Indonesia dan menyampaikan salam persahabatan dari Presiden Prabowo Subianto kepada Raja Charles III. Ini menegaskan hubungan bilateral yang semakin erat antara Indonesia dan Inggris, khususnya dalam isu perubahan iklim,” ujar Menteri Jumhur sesuai keterangan yang diterima media kami.
Dialog Tentang Super-Polutan dan Komitmen Indonesia
Pada resepsi yang membahas isu super-polutan tersebut, Menteri Jumhur memaparkan berbagai langkah strategis yang telah, sedang, dan akan ditempuh oleh Indonesia dalam menekan emisi gas rumah kaca dan polutan berbahaya. Fokus utama yang disampaikan mencakup pengelolaan limbah, penanganan metana, serta konservasi hutan tropis sebagai paru-paru dunia.
Indonesia memiliki peran kunci dalam agenda iklim global. Kawasan hutan hujan tropis kami adalah salah satu benteng terakhir keanekaragaman hayati dunia. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo bertekad untuk mengelola kekayaan alam ini secara berkelanjutan, sejalan dengan visi besar negara-negara maju seperti Inggris.
Raja Charles III yang selama ini dikenal sebagai tokoh kerajaan yang vokal dalam isu lingkungan dan perubahan iklim, menyambut baik komitmen Indonesia. Diskusi bilateral berlangsung produktif dan saling mengapresiasi upaya masing-masing pihak dalam mengatasi krisis iklim global.
LCAW 2026 dan Posisi Strategis Indonesia
London Climate Action Week 2026 sendiri menjadi platform penting bagi para pemimpin dunia, ilmuwan, aktivis, dan pengambil kebijakan untuk bertukar gagasan dan memperkuat aksi kolektif. Keikutsertaan Menteri Jumhur dalam forum tertinggi ini menempatkan Indonesia dalam posisi terhormat sebagai negara yang tidak hanya terdampak perubahan iklim, tetapi juga berkontribusi aktif dalam solusi global.
Pertemuan di Istana St. James ini diharapkan semakin membuka pintu kolaborasi teknis dan finansial antara Indonesia dan Inggris, terutama dalam pendanaan hijau, transfer teknologi bersih, serta pengembangan energi terbarukan. Dengan dukungan positif dari Raja Charles III, Indonesia optimistis mampu mengakselerasi target pengurangan emisi nasional dan memperkuat ketahanan lingkungan untuk generasi mendatang.
Comments (0)