Dirjen Imigrasi Ungkap Tiga Pilar Penguatan Keamanan Perbatasan Indonesia
Beritaseputar.com, Jakarta – Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, secara resmi memaparkan tiga pilar strategis nasional dalam pengelolaan keimigrasian. Pernyataan tersebut disampaikan
Beritaseputar.com, Jakarta – Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, secara resmi memaparkan tiga pilar strategis nasional dalam pengelolaan keimigrasian. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan para delegasi pada forum The 29th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM) di Siem Reap, Kamboja.
Dalam paparannya, Hendarsam menekankan bahwa transformasi sistem pengamanan perbatasan Indonesia bertumpu pada tiga pilar fundamental. Pendekatan ini dirancang untuk memperkuat kedaulatan negara di tengah tantang mobilitas global yang semakin kompleks.
Penguatan pemeriksaan perbatasan, pengawasan warga negara asing (WNA), serta integrasi layanan digital menjadi tiga pilar yang menopang sistem keimigrasian Indonesia. Didukung dengan kolaborasi lintas instansi, kami telah mampu mendeteksi dini pelanggaran keimigrasian dan kejahatan transnasional, baik sebelum, saat, maupun setelah pemeriksaan dilakukan.
Berdasarkan laporan yang diterima media kami, Hendarsam merinci lebih lanjut bahwa penguatan pemeriksaan perbatasan berfokus pada modernisasi infrastruktur dan teknologi deteksi di pintu-pintu masuk negara. Sementara itu, pilar pengawasan WNA dioptimalkan melalui sistem pemantauan terintegrasi yang melibatkan berbagai lembaga untuk menangkal potensi ancaman. Pilar ketiga, integrasi layanan digital, bertujuan menciptakan ekosistem keimigrasian yang efisien, transparan, dan sulit ditembus oleh para pelaku kejahatan lintas negara.
Forum DGICM ke-29 ini menjadi platform penting bagi negara-negara Asia Tenggara untuk menyelaraskan strategi dalam menghadapi isu keimigrasian dan kejahatan transnasional. Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut menegaskan komitmen dalam memperkuat kerja sama regional untuk menciptakan perbatasan yang aman namun tetap kondusif bagi lalu lintas perjalanan yang sah.
Comments (0)