Ayah Siswi SMAN 6 yang Tewas Kecelakaan di Jaksel Masih Dirawat di RS
Jakarta - Kecelakaan tragis yang merenggut nyawa seorang siswi kelas X SMAN 6 Jakarta berinisial NAEP masih menyisakan duka mendalam. Sementara itu, ayah korban yang mengendarai sepeda motor saat kej
Jakarta - Kecelakaan tragis yang merenggut nyawa seorang siswi kelas X SMAN 6 Jakarta berinisial NAEP masih menyisakan duka mendalam. Sementara itu, ayah korban yang mengendarai sepeda motor saat kejadian hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan.
Kronologi Kecelakaan Maut
Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, insiden nahas itu terjadi di kawasan Jakarta Selatan pada Selasa (23/6/2026). Peristiwa bermula saat sepeda motor yang dikendarai ayah korban bersama putrinya melintas di jalan tersebut. Tiba-tiba, motor tersangkut kabel seling yang diduga melintang di jalan sehingga menyebabkan pengendara kehilangan kendali. Akibatnya, keduanya terjatuh dari motor. Nahas, pada saat bersamaan sebuah bus sekolah melintas dan melindas siswi yang terjatuh tersebut. Korban meninggal di lokasi kejadian.
Sang ayah mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Hingga berita ini diturunkan, kondisi ayah korban masih belum stabil dan harus terus dipantau oleh tim medis. Pihak kepolisian belum bisa memintai keterangan secara mendetail karena yang bersangkutan masih dalam perawatan.
"Saksi pengemudi sepeda motor saat ini masih dirawat di rumah sakit," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi dalam keterangannya kepada Beritaseputar.com, Selasa (23/6/2026).
Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Sementara itu, penyelidikan terus dilakukan. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, termasuk pengemudi bus sekolah dan warga sekitar. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kabel seling yang menjuntai diduga berasal dari tiang listrik atau proyek konstruksi di sekitar area tersebut, namun hal ini masih dalam pendalaman.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan keluarga korban untuk proses lebih lanjut. Pihak SMAN 6 Jakarta menyatakan belasungkawa mendalam atas kejadian ini dan memberikan pendampingan psikologis bagi teman-teman korban.
Kapolres Jakarta Selatan mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan segera melaporkan jika terdapat potensi bahaya di jalan seperti kabel melintang atau material berbahaya lainnya. “Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar perwakilan kepolisian.
Beritaseputar.com akan terus memantau perkembangan penyelidikan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru seputar kondisi ayah korban serta langkah hukum selanjutnya.
Comments (0)