Warga Palangka Raya Rela Antre Demi Elpiji Bersubsidi dalam Operasi Pasar
Palangka Raya, Beritaseputar.com – Suasana berbeda tampak di sejumlah titik di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Warga berbondong-bondong membawa tabung gas kosong dan dengan tertib mengantre
Palangka Raya, Beritaseputar.com – Suasana berbeda tampak di sejumlah titik di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Warga berbondong-bondong membawa tabung gas kosong dan dengan tertib mengantre demi mendapatkan elpiji bersubsidi. Operasi pasar yang digelar di tengah kota ini menjadi oase di tengah sulitnya akses tabung gas melon beberapa waktu terakhir, sekaligus menjadi bagian dari langkah pemerintah menyalurkan subsidi dan kompensasi energi secara langsung ke tangan masyarakat.
Pantauan media kami di lokasi, antrean sudah mengular sejak pagi hari. Tidak hanya ibu rumah tangga, sejumlah bapak-bapak dan pemuda juga terlihat berdiri berbaris di bawah tenda darurat yang disediakan panitia. Mereka kompak mengenakan masker dan menjaga jarak meski jumlah warga yang datang terus bertambah. Petugas dari kepolisian dan dinas terkait tampak berjaga untuk memastikan operasi berjalan lancar dan aman.
Operasi pasar kali ini menyediakan ribuan tabung gas elpiji 3 kilogram dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Banyak warga mengaku lega karena selama hampir dua pekan terakhir mereka kesulitan mendapatkan elpiji di pengecer resmi, sementara harga di pasaran gelap melambung tinggi.
"Alhamdulillah, saya bisa beli empat tabung buat stok di rumah. Beberapa hari ini masak pakai kayu karena gas susah. Semoga operasi pasar kayak gini sering diadakan, apalagi menjelang hari raya," ujar Mariati (52), warga Jalan Mahir Mahar, kepada Beritaseputar.com.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palangka Raya yang ditemui di lokasi menjelaskan bahwa operasi pasar ini digelar di beberapa titik yang dianggap rawan kelangkaan. Pihaknya bekerja sama dengan Pertamina dan agen resmi untuk memotong rantai distribusi yang kerap menjadi celah permainan spekulan. "Kami menjamin stok elpiji bersubsidi untuk Kota Palangka Raya sebenarnya cukup, hanya distribusinya yang perlu dikawal agar tidak ditimbun atau dijual dengan harga tidak wajar. Operasi pasar ini adalah salah satu solusi jangka pendek," terangnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli secara berlebihan atau melakukan panic buying. Warga diminta membawa KTP dan membeli sesuai kebutuhan rumah tangga agar semua pihak dapat merasakan manfaat yang sama. Selain itu, masyarakat diimbau untuk segera melapor jika menemukan pengecer yang menjual elpiji di atas HET resmi.
Penyaluran subsidi dan kompensasi energi melalui operasi pasar seperti ini akan terus dievaluasi dan dijadwalkan kembali dalam waktu dekat. Pemerintah berkomitmen memastikan energi bersubsidi sampai kepada mereka yang benar-benar berhak, sehingga beban ekonomi masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok bisa sedikit terkurangi.
Comments (0)