Viral Nenek di Jaktim Dikejar 3 Anjing hingga Luka Kena Gigit
Jakarta - Rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan seorang nenek menjadi korban kejaran tiga ekor anjing di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, mendadak viral di berbagai platform media sosial. In
Jakarta - Rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan seorang nenek menjadi korban kejaran tiga ekor anjing di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, mendadak viral di berbagai platform media sosial. Insiden yang terekam jelas oleh CCTV ini memicu keprihatinan publik karena korban dilaporkan mengalami luka-luka akibat gigitan hewan tersebut.
Berdasarkan video yang beredar, peristiwa nahas itu terjadi saat korban tengah berjalan kaki seorang diri di sebuah area kompleks perumahan dengan langkah santai. Tanpa dugaan, tiga ekor anjing tiba-tiba berlari keluar dari salah satu rumah di sekitar lokasi dan secara agresif mengejar korban. Dua di antaranya, yang tampak berwarna cokelat dan hitam, bergerak paling dekat dan diduga kuat menjadi penyebab luka gigitan yang dialami korban.
Pihak kami di Beritaseputar.com masih terus menggali informasi lebih lanjut mengenai identitas korban serta pemilik anjing tersebut. Namun, satu hal yang menjadi sorotan adalah bagaimana ketiga hewan itu bisa berkeliaran dan menyerang warga yang sedang melintas. Dugaan sementara, anjing-anjing tersebut lepas dari pengawasan pemiliknya.
"Kami sangat prihatin dan sedang menangani kasus ini. Luka yang dialami korban sedang dalam penanganan medis," ujar sumber kepolisian setempat dalam laporan yang dihimpun.
Rekaman CCTV yang kini menjadi barang bukti utama itu telah diunduh dan disebarluaskan oleh netizen, memicu gelombang komentar prihatin serta kemarahan publik. Banyak yang menyoroti pentingnya tanggung jawab pemilik hewan peliharaan, terutama jenis anjing yang memiliki postur dan naluri agresif, untuk memastikan hewan mereka tidak mengancam keselamatan warga sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, tim kami masih menanti perkembangan resmi dari aparat terkait perihal identifikasi pemilik, kronologi detail, serta langkah penanganan lebih lanjut—baik secara medis bagi korban maupun potensi sanksi bagi pemilik anjing yang lalai. Kasus ini menjadi pengingat bersama akan esensi pengawasan ketat terhadap hewan di lingkungan permukiman padat.
Comments (0)