Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Terungkapnya Perampokan Sadis di Riau dari Selfie Korban Berdarah-darah

Pelalawan, Beritaseputar.com – Kurang dari 12 jam usai perampokan sadis mengguncang Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Riau, kepolisian berhasil mengungkap pelaku da

Jul 08, 2026 - 05:57
0 0
Terungkapnya Perampokan Sadis di Riau dari Selfie Korban Berdarah-darah

Pelalawan, Beritaseputar.com – Kurang dari 12 jam usai perampokan sadis mengguncang Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Riau, kepolisian berhasil mengungkap pelaku dan kronologi kejadian. Kunci cepatnya pengungkapan kasus ini justru berawal dari sebuah foto selfie yang dikirimkan korban dalam kondisi akhir mengenaskan.

Insiden tersebut menimpa seorang perempuan muda berinisial PT (25) yang bekerja sebagai kasir di kantor pencairan simpan pinjam di Jalan Lintas Timur Km 43, pada Rabu (17/6/2026) sore. Saat sedang bersantai seorang diri, tiba-tiba seorang pria tak dikenal masuk dan langsung menodongkan gunting. Tanpa aba-aba, pelaku menusukkan gunting itu berkali-kali ke tubuh korban hingga ia tak sanggup melawan. Setelah korban tergeletak tak berdaya, pelaku menggasak uang tunai Rp76 juta dari brankas kantor lalu melarikan diri.

Meski menderita sejumlah luka tusuk dan bersimbah darah, PT ternyata masih memiliki kesadaran untuk mengambil ponselnya. Ia lantas mengarahkan kamera ke wajahnya sendiri dan mengambil foto selfie yang memperlihatkan kondisinya yang penuh darah. Foto itu segera dikirimkannya kepada seorang rekannya lewat aplikasi pesan instan, yang diduga dimaksudkan sebagai permohonan pertolongan sekaligus tanda darurat.

Rekan korban yang menerima foto tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Dari foto selfie itu, aparat kepolisian bisa memperkirakan saat terjadinya perampokan, mengidentifikasi lokasi lebih akurat, serta mengetahui bahwa korban masih hidup namun dalam keadaan kritis. Tim Reskrim Polres Pelalawan pun bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku dalam waktu yang sangat singkat.

“Foto selfie korban yang berdarah-darah itu menjadi petunjuk awal yang sangat berarti bagi kami. Dari situ kami bisa mengetahui waktu kejadian, lokasi, dan kondisi korban secara cepat,” ujar seorang petugas kepolisian setempat kepada Beritaseputar.com, Kamis (18/6/2026).

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa pelaku adalah warga sekitar yang telah mengincar kantor tersebut. Polisi masih mendalami apakah perampokan ini murni karena motif ekonomi atau ada latar belakang lain, termasuk kemungkinan pelaku memiliki keterkaitan dengan korban atau perusahaan. Sebagian besar uang hasil rampokan berhasil diamankan sebagai barang bukti.

Kasus ini sontak menarik perhatian publik, bukan hanya karena kebrutalan pelaku, melainkan juga ketangguhan korban yang meski luka parah mampu meninggalkan jejak digital krusial. Foto selfie itu tidak sekadar menjadi bukti kondisi darurat, tetapi juga menjadi alat bantu bagi aparat dalam mempercepat proses hukum. Kejadian ini sekaligus mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi komunikasi secara tepat bisa menjadi kunci pengungkapan tindak kriminal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User