Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Terbongkarnya Aksi Wanita Penjual Emas Palsu di Tangsel Usai Setahun Beroperasi

Tangerang Selatan - HCTW (20), seorang wanita yang selama setahun terakhir menjual perhiasan emas palsu ke sejumlah toko emas di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, akhirnya ditangkap oleh p

Jul 06, 2026 - 13:07
0 0
Terbongkarnya Aksi Wanita Penjual Emas Palsu di Tangsel Usai Setahun Beroperasi

Tangerang Selatan - HCTW (20), seorang wanita yang selama setahun terakhir menjual perhiasan emas palsu ke sejumlah toko emas di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, akhirnya ditangkap oleh pihak kepolisian. Penipuan yang dilakukannya baru terungkap setelah seorang penjaga toko di kawasan Ciputat menaruh curiga dan melakukan uji kemurnian terhadap barang yang dibelinya.

Kecurigaan Berawal dari Peleburan Gelang

Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, peristiwa terbongkarnya aksi HCTW bermula pada 24 Juni 2025. Ketika itu, penjaga toko emas di Ciputat, Tangsel, melebur gelang yang dibeli dari HCTW sehari sebelumnya. Hasil peleburan menunjukkan bahwa gelang tersebut sama sekali tidak memiliki kandungan emas seperti yang diklaim penjualnya. Menurut penuturan Kompol Bambang Askar Sodiq, Kapolsek Ciputat Timur, gelang itu hanya dilapisi emas asli di bagian terluarnya saja.

"Dari hasil peleburan diketahui bahwa gelang tersebut tidak mengandung kadar emas sebagaimana yang diklaim, melainkan hanya dilapisi emas asli pada bagian paling luar, sehingga diduga merupakan emas palsu," jelas Bambang saat dihubungi media kami melalui laporan, Jumat (3/7/2026).

Modus Selama Setahun Beraksi

Dari keterangan yang diperoleh, HCTW menjalankan aksinya selama kurang lebih satu tahun dengan modus menjual perhiasan emas palsu ke berbagai toko di wilayah Tangsel. Bagian dalam perhiasan tersebut dibuat dari logam biasa yang tidak bernilai, sedangkan bagian luarnya dilapisi lapisan tipis emas asli. Teknik ini membuat perhiasan tampak meyakinkan jika hanya diuji secara kasat mata atau dengan alat uji sederhana. Pelaku dengan sengaja memanfaatkan situasi di mana penjaga toko tidak segera melakukan pengecekan kadar emas secara menyeluruh melalui metode peleburan atau uji laboratorium. Dengan demikian, HCTW berhasil mengelabui beberapa toko emas dan meraup keuntungan dari hasil penjualan barang palsu tersebut.

Penangkapan dan Barang Bukti

Setelah menerima laporan dari toko yang merasa dirugikan, petugas Polsek Ciputat Timur langsung melakukan penyelidikan. Dalam waktu singkat, HCTW berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti berupa perhiasan palsu yang belum sempat dijualnya. Proses penangkapan tersebut menjadi titik akhir dari rangkaian aksi penipuan yang telah berjalan selama setahun. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya korban lain serta mengusut apakah HCTW beroperasi sendirian atau terlibat dengan jaringan pemalsu emas yang lebih luas.

Menyikapi kejadian ini, Kompol Bambang mengimbau kepada seluruh pemilik dan penjaga toko emas agar lebih waspada dalam bertransaksi, khususnya saat membeli perhiasan dari orang yang tidak dikenal. "Kami mengimbau kepada seluruh pelaku usaha emas untuk selalu waspada dan melakukan pengecekan kadar emas dengan benar, agar tidak menjadi korban penipuan serupa," ujarnya. Imbauan ini diharapkan dapat mencegah terulangnya praktik penjualan emas palsu yang merugikan banyak pihak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rina-wulandari

Editor Hiburan. Editor hiburan dan budaya populer.

Comments (0)

User