Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Tegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah pasukan militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan langs

Menurut laporan yang dihimpun media kami, serangan balasan AS tersebut menyasar lokasi penyimpanan rudal dan drone, serta posisi radar pesisir milik Iran. Langkah eskalatif ini diambil hanya selang se

Jul 08, 2026 - 06:10
0 0
Tegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah pasukan militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan langs
Menurut laporan yang dihimpun media kami, serangan balasan AS tersebut menyasar lokasi penyimpanan rudal dan drone, serta posisi radar pesisir milik Iran. Langkah eskalatif ini diambil hanya selang sehari setelah insiden yang menimpa kapal komersial Singapura di jalur perairan vital dunia itu. Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengonfirmasi operasi ini melalui pernyataan resminya pada Sabtu (27/6/2026). Pihak militer AS menayangkan rekaman video hitam-putih yang menunjukkan momen ledakan sebagai dampak serangan, dengan label dokumen "tidak rahasia". "Agresi yang tidak beralasan terhadap pelayaran komersial oleh pasukan Iran jelas melanggar gencatan senjata," tegas CENTCOM dalam pernyataannya. Insiden yang memicu rangkaian aksi militer ini berawal ketika Iran diduga menyerang kapal berbendera Singapura yang tengah melintasi Selat Hormuz. Serangan tersebut dinilai Washington sebagai tindakan yang membahayakan kebebasan navigasi internasional di salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Selat Hormuz sendiri merupakan choke point global yang menjadi urat nadi transportasi minyak dan perdagangan maritim internasional. Gangguan keamanan di perairan ini selalu memicu kekhawatiran pasar energi global. Tindakan keras AS ini menandai babak baru dalam konfrontasi antara Washington dan Teheran, sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas gencatan senjata yang sebelumnya disepakati. Hingga berita ini diturunkan, pihak Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait serangan balasan yang dilancarkan militer Negeri Paman Sam tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User