TANAH DATAR - Upaya pemulihan permanen pascabencana di Sumatera Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Fokus utama kini tertuju pada pembangunan hunian tetap (huntap) yang digarap oleh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, penyediaan huntap bukan sekadar membangun struktur fisik, melainkan fondasi penting untuk mengembalikan martabat dan stabilitas sosial para penyintas. Keb
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, penyediaan huntap bukan sekadar membangun struktur fisik, melainkan fondasi penting untuk mengembalikan martabat dan stabilitas sosial para penyintas. Keberadaan rumah yang layak dan permanen memberikan kepastian serta rasa aman bagi warga untuk memulai kembali aktivitas sehari-hari setelah melewati masa tanggap darurat yang panjang.
60 Unit Huntap Sudah Dihuni
Di Kabupaten Tanah Datar, proses pemulihan memasuki babak baru. Sebanyak 60 unit huntap telah berhasil dirampungkan oleh Satgas PRR dan kini sudah dihuni oleh masyarakat terdampak. Perpindahan warga ke huntap tersebut menandai berakhirnya masa tinggal di pengungsian atau hunian sementara bagi puluhan keluarga. Kepala Satgas PRR melalui keterangan resminya menyatakan bahwa percepatan pembangunan ini dilakukan tanpa mengorbankan standar kualitas konstruksi."Huntap tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang layak, tetapi juga memberikan kepastian bagi warga untuk memulai kembali aktivitas sehari-hari. Kami memastikan setiap unit dibangun dengan konstruksi tahan gempa agar masyarakat merasa aman dalam jangka panjang," ujar perwakilan Satgas PRR.Penyelesaian 60 unit ini disambut antusias oleh warga setempat. Dengan menempati rumah baru, para penyintas kini bisa lebih fokus memulihkan perekonomian keluarga dan kembali menjalani rutinitas normal. Program ini merupakan bagian integral dari fase pemulihan permanen yang diinstruksikan langsung oleh pemerintah pusat untuk segera dituntaskan.
Comments (0)