Tak Pakai Helm, Bang Jago Pemukul Pemotor di Jaksel Kena Tilang
Polisi menangkap dan menetapkan seorang pria berinisial FRS (37) yang mengendarai sepeda motor sport Kawasaki Ninja sebagai tersangka usai viral di media sosial karena memukul pengendara lain di kawa
Polisi menangkap dan menetapkan seorang pria berinisial FRS (37) yang mengendarai sepeda motor sport Kawasaki Ninja sebagai tersangka usai viral di media sosial karena memukul pengendara lain di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Penangkapan terhadap pria yang arogan itu dilakukan setelah laporan dari warganet dan korban mengalir ke pihak berwenang. FRS tidak hanya terancam pasal penganiayaan, tetapi juga bakal dikenakan sanksi tilang lalu lintas karena terbukti melanggar aturan keselamatan berkendara.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan fakta bahwa FRS tidak mengenakan helm saat kejadian tersebut. Pelanggaran ini menjadi fokus tambahan bagi Satuan Lalu Lintas Polsek Jagakarsa untuk menggelar penegakan hukum terpisah di samping proses pidana kasus penganiayaan yang tengah berjalan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap pelanggaran, baik kriminal maupun lalu lintas, akan diproses secara tuntas demi menciptakan rasa aman di jalan raya.
"Jadi kita tadi udah koordinasi dengan Kanit Lantas Jagakarsa untuk melakukan penilangan. Yang jelas tidak pakai helm, ya kan? Dengan alat-alat surat-suratnya juga kita harus jelas itu dari, apa, kendaraan yang dipakai," ujar Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada awak media di Mapolres Metro Jaksel, Senin (6/7/2026).
Kompol Nurma Dewi menjelaskan bahwa penilangan terhadap FRS mencakup pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan dan administrasi pengendara. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa sepeda motor Kawasaki Ninja yang digunakan oleh tersangka memiliki dokumen yang sah dan tidak dalam status mencurigakan. Selain sanksi tidak memakai helm, polisi juga akan melihat secara detail asal-usul kendaraan serta keabsahan surat-surat penting seperti STNK dan BPKB.
Kasus yang melibatkan FRS ini sontak menghebohkan publik lantaran aksi pemukulan yang dilakukannya terhadap sesama pengguna jalan. Menurut laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, tersangka mengaku mendapat bisikan sebelum melakukan aksi kekerasan tersebut. Motif yang dinilai nyeleneh itu kini masih dalam pendalaman penyidik. Sementara itu, polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik kejadian serta memastikan tidak ada unsur-unsur tambahan yang merugikan korban.
Comments (0)