Ratusan Drone Disita di Sekitar Venue Piala Dunia, AS Perketat Zona Larangan Terbang
Washington DC – Otoritas penegak hukum Amerika Serikat telah menyita lebih dari 300 unit drone yang kedapatan mengudara di sekitar lokasi penyelenggaraan Piala Dunia di berbagai wilayah negara te
Washington DC – Otoritas penegak hukum Amerika Serikat telah menyita lebih dari 300 unit drone yang kedapatan mengudara di sekitar lokasi penyelenggaraan Piala Dunia di berbagai wilayah negara tersebut. Operasi besar-besaran ini berlangsung sejak turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu resmi dimulai pada 11 Juni lalu.
Penyitaan dilakukan secara terkoordinasi oleh sejumlah lembaga federal dan lokal, termasuk Biro Investigasi Federal (FBI), Otoritas Penerbangan Federal (FAA), Otoritas Keamanan Transportasi (TSA), serta Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS). Aparat penegak hukum di tingkat negara bagian dan lokal juga turut dikerahkan dalam operasi ini untuk memastikan keamanan seluruh area pertandingan dan kegiatan pendukung Piala Dunia.
Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, FAA telah menetapkan stadion-stadion yang digunakan sebagai venue Piala Dunia serta area acara di sekitarnya sebagai "Zona Larangan Drone" yang bersifat ketat. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah potensi ancaman keamanan, baik yang bersifat disengaja maupun tidak, yang dapat mengganggu jalannya pertandingan atau membahayakan para penonton dan pemain.
"Wilayah udara di atas stadion dan kawasan sekitar venue Piala Dunia sepenuhnya tertutup bagi drone yang tidak memiliki otorisasi khusus. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas," demikian ditegaskan FAA dalam pernyataan resminya, seperti dikutip media kami, Rabu (24/6/2026).
Langkah tegas ini diambil menyusul meningkatnya penggunaan drone oleh masyarakat umum dalam beberapa tahun terakhir. Meski sebagian besar penerbangan drone kemungkinan dilakukan oleh penggemar yang ingin mengabadikan momen dari udara, pihak berwenang tetap tidak menoleransi pelanggaran di area sensitif seperti venue Piala Dunia. Setiap drone yang diterbangkan tanpa izin di zona terlarang akan langsung disita dan pemiliknya terancam sanksi hukum yang berat.
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi edisi pertama yang diselenggarakan oleh tiga negara sekaligus. Dengan jumlah penonton yang diperkirakan mencapai jutaan orang, aspek keamanan menjadi prioritas utama bagi seluruh pihak penyelenggara. Operasi penyitaan drone ini menjadi salah satu bukti keseriusan otoritas AS dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama ajang olahraga terbesar di dunia tersebut berlangsung.
Comments (0)