Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Prosesi Pemakaman Bersejarah di Teheran, Iran Duka Kehilangan Pemimpin Revolusi

Ibu kota Iran, Teheran, berubah menjadi lautan manusia dalam sebuah prosesi pemakaman yang digelar secara megah pada Senin (6/7) pagi. Jalan-jalan utama dipenuhi oleh jutaan pelayat yang ingin member

Jul 08, 2026 - 04:30
0 0
Prosesi Pemakaman Bersejarah di Teheran, Iran Duka Kehilangan Pemimpin Revolusi

Ibu kota Iran, Teheran, berubah menjadi lautan manusia dalam sebuah prosesi pemakaman yang digelar secara megah pada Senin (6/7) pagi. Jalan-jalan utama dipenuhi oleh jutaan pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei. Pemerintah Iran menyebut acara ini sebagai salah satu mobilisasi massa terbesar dalam sejarah modern negara tersebut, sebuah bukti nyata dari pengaruh mendiang yang begitu kuat di hati rakyatnya.

Prosesi ini dimulai tepat pada pukul 6:00 pagi waktu setempat dari kompleks keagamaan Grand Mosalla di pusat kota Teheran. Lokasi tersebut sebelumnya telah menjadi tempat persemayaman jenazah Khamenei selama dua hari, yang memungkinkan para pejabat tinggi dan masyarakat umum untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung.

Berdasarkan laporan media kami, para penyelenggara memperkirakan prosesi khidmat ini akan berlangsung cukup panjang, yakni antara 10 hingga 12 jam. Rute yang ditempuh membentang sejauh 10 kilometer melintasi jantung kota Teheran, dimulai dari Jalan Damavand, melewati Lapangan Imam Hussein yang ikonik, menyusuri Jalan Enqelab, menuju Lapangan Enqelab yang bersejarah, hingga melintasi Jalan Azadi dan Lapangan Azadi. Perjalanan terakhir dijadwalkan berakhir di Jalan Raya Shahid Lashgari yang terletak di dekat bandara Mehrabad.

Mengawali prosesi pada pagi hari menunjukkan betapa besarnya partisipasi yang diantisipasi, memastikan bahwa seluruh rangkaian acara dapat tertampung. Hiruk-pikuk kota yang biasanya dipenuhi kesibukan lalu lintas berubah menjadi lautan kain hitam dan bendera nasional, dengan gema doa serta isak tangis yang mengiringi setiap langkah iring-iringan.

Kematian Ayatollah Khamenei menandai akhir dari sebuah era panjang dalam politik Iran kontemporer. Sebagai pemimpin revolusi yang menjadi penerus Ayatollah Ruhollah Khomeini, ia telah memegang kendali tertinggi negara selama beberapa dekade. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa aparat keamanan dan relawan bekerja keras mengatur arus massa yang terus mengalir dari berbagai penjuru negeri, menjadikan prosesi ini bukan sekadar upacara kenegaraan, melainkan fenomena sosial yang luar biasa.

Pelayat yang memadati sepanjang Jalan Enqelab dan Azadi tidak hanya datang dari kalangan tua, tetapi juga generasi muda yang lahir di bawah kepemimpinannya. Rute sepanjang 10 kilometer itu pun menjadi saksi bisu bagaimana ikatan antara sang pemimpin spiritual dengan rakyatnya terjalin begitu erat, melampaui batasan usia dan latar belakang politik. Acara ini diprediksi akan terus berlangsung hingga menjelang petang, seiring terus bergeraknya gelombang manusia menuju titik akhir di dekat bandara Mehrabad.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
andika-rivaldi

Reporter Ekonomi. Reporter isu ekonomi yang memengaruhi gaya hidup.

Comments (0)

User