Polres Rohil Kerahkan 279 Personel Amankan Bakar Tongkang di Bagansiapiapi
Rokan Hilir – Kepolisian Resor Rokan Hilir (Polres Rohil) mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan perhelatan tradisi budaya tahunan Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi. Berdasark
Rokan Hilir – Kepolisian Resor Rokan Hilir (Polres Rohil) mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan perhelatan tradisi budaya tahunan Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, aparat keamanan telah merancang strategi pengamanan komprehensif, termasuk rekayasa lalu lintas, guna mengantisipasi potensi kemacetan parah yang kerap terjadi saat puncak perayaan pada 1 Juli 2026 mendatang.
Kesiapan tersebut ditandai dengan digelarnya Apel Kesiapan Pengamanan yang berlangsung khidmat. Apel ini dihadiri oleh seluruh jajaran personel Polres Rohil, satuan tugas dari Polda Riau, prajurit TNI, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta berbagai elemen pendukung keamanan lainnya. Sinergitas antarinstansi ini menjadi bukti nyata komitmen menjaga kelancaran dan keselamatan publik selama event berskala besar tersebut.
"Kami ingin memastikan tradisi yang telah menjadi ikon budaya dan religi ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Tidak hanya fokus pada puncak ritual, pengamanan juga akan diperkuat di sepanjang rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari," ujar seorang perwira di sela-sela apel, seperti dilaporkan tim media kami di lokasi.
Rangkaian kegiatan Bakar Tongkang sendiri telah dimulai sejak 29 Juni dan akan berlangsung hingga puncaknya pada 1 Juli 2026. Tradisi yang selalu menyedot perhatian ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara ini menuntut kesiapan ekstra dari sisi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Secara keseluruhan, kekuatan pengamanan yang dikerahkan untuk menyukseskan perhelatan ini mencapai 558 personel gabungan. Adapun komposisinya terdiri dari 279 personel inti dari Polres Rokan Hilir yang bertugas sebagai ujung tombak pengamanan di lapangan. Mereka diperkuat oleh 45 personel BKO Brimob Polda Riau yang memiliki spesialisasi penanganan situasi kontijensi, serta 30 personel BKO Samapta Polda Riau yang akan fokus pada pengaturan lalu lintas dan pengamanan keramaian.
Pantauan media kami, sejumlah titik strategis di sekitar lokasi ritual dan pusat keramaian telah dipetakan. Rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus dan penutupan jalan sementara disiapkan untuk mengurai kemacetan yang kerap mengular, terutama di Jalan Merdeka dan area dermaga. Personel juga akan disebar di titik-titik rawan kejahatan untuk memberikan rasa aman kepada para pengunjung.
Tradisi Bakar Tongkang merupakan ritual tahunan yang sarat nilai sejarah dan spiritual bagi masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi. Event ini tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi melalui sektor pariwisata. Dengan pengamanan maksimal yang melibatkan ratusan personel gabungan ini, diharapkan seluruh tahapan tradisi dapat berlangsung sukses tanpa hambatan berarti.
Comments (0)