Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Persib Bandung Berharap Banyak pada Top Skor Montenegro Balsa Sekulic

Langit sore di Kota Bandung mulai merundung jingga ketika kabar itu akhirnya pecah di ruang ganti tim. Balsa Sekulic, pencetak gol terbanyak Liga Montenegr

Jul 08, 2026 - 03:15
0 0
Langit sore di Kota Bandung mulai merundung jingga ketika kabar itu akhirnya pecah di ruang ganti tim. Balsa Sekulic, pencetak gol terbanyak Liga Montenegro musim lalu, resmi menjadi bagian dari Maung Bandung. Bukan sekadar nama asing di daftar pemain, pria berusia 27 tahun itu membawa cerita yang lebih panjang dari sekadar statistik 22 gol dalam 34 pertandingan. Ia membawa harapan yang sudah lama bersemayam di dada Bobotoh—harapan akan ketajaman yang bisa mengoyak jala lawan dan mengembalikan kejayaan.

"Kami tidak hanya melihat angka. Kami melihat seorang pekerja keras yang lapar. Balsa adalah jawaban dari doa-doa yang kami panjatkan selama ini," ujar Direktur Olahraga Persib yang saya wawancarai di tepi lapangan, matanya menerawang kepada penyerang baru yang tengah berlatih ringan. Kalimat itu bukan hiperbola. Bagi manajemen, Sekulic adalah potongan teka-teki yang selama dua musim terakhir sulit ditemukan: seorang finisher murni yang tak gentar berduel dengan bek-bek kokoh Liga 1.

Perjalanan dari Nikšić ke Bandung: Lebih dari Sekadar Transfer

Untuk memahami bobot kedatangan Sekulic, kita perlu mundur ke kota kecil Nikšić, Montenegro. Di sanalah Balsa kecil pertama kali menendang bola di jalanan berbatu, ditemani sepatu butut warisan kakaknya. Ayahnya, seorang pekerja pabrik baja, selalu berpesan, "Bola itu bulat, Nak. Tapi rezeki, kerja keras, dan kesempatan tidak pernah bulat—mereka punya sudut tajam yang harus kau taklukkan." Pesan itu yang membuat Sekulic tidak pernah berhenti berlari, bahkan ketika cedera lutut nyaris mengakhiri kariernya di usia 23 tahun.

  1. 2023: Sekulic mencetak 22 gol dan 7 assist untuk FK Sutjeska, membawa klubnya ke posisi runner-up Liga Montenegro. Angka itu menjadikannya top skor dengan selisih lima gol dari pesaing terdekat.
  2. Januari 2025: Agen Sekulic mulai menerima tawaran dari klub Asia Tenggara. Persib Bandung termasuk yang paling serius dengan proposal kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan.
  3. Awal Februari 2025: Manajemen Persib mengirim asisten pelatih ke Podgorica untuk melihat langsung performa Sekulic di laga tandang. Laporan menyebut "insting golnya seperti predator: tenang, mematikan."
  4. 15 Februari 2025: Sekulic menandatangani pra-kontrak di sela jeda internasional. Kabar itu sengaja ditahan agar tak mengganggu fokus tim.
  5. 28 Februari 2025: Pengumuman resmi. Sekulic tiba di Bandara Husein Sastranegara dengan satu koper besar dan senyum lelah. "Saya sudah siap berjuang. Saya dengar Bobotoh luar biasa," katanya dalam bahasa Inggris terbata, yang sontak viral di media sosial.

Sambutan Hangat dan Tekanan yang Menggelora

Setibanya di Graha Persib, Sekulic disambut spanduk sederhana bertuliskan "Wilujeng Sumping, Balsa!" dan alunan angklung dari komunitas suporter perempuan. Momen itu sempat membuatnya tertegun. "Selama di Eropa, saya tidak pernah merasakan sambutan sehangat ini. Ini seperti pulang ke keluarga yang belum pernah saya kenal," tuturnya dengan mata berkaca-kaca, sebuah kutipan yang dikonfirmasi oleh penerjemah tim. Keharuan itu menular ke para staf yang menyaksikan. Bagi mereka, air mata Sekulic adalah tanda bahwa pemain ini datang dengan hati, bukan sekadar kontrak.

Namun, di balik kehangatan, tekanan jelas mengintai. Liga 1 Indonesia bukan sekadar kompetisi—ini panggung dengan ekspektasi membara. Bobotoh, yang terkenal fanatik, sudah membayangkan Sekulic menjadi mesin gol di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Manajemen paham betul. "Kami tidak ingin pemain datang sebagai bintang, lalu tenggelam. Kami sudah menyiapkan program adaptasi intensif: kultur, bahasa, bahkan cara merayakan gol ala Bobotoh," kata manajer tim. Sebuah tim kecil bahkan dibentuk untuk memastikan Sekulic merasa seperti di rumah sendiri: dari pendamping personal hingga guru bahasa Sunda privat yang mengajarinya frasa seperti "Hatur nuhun" dan "Persib kudu juara."

Harapan Manajemen: Lebih dari Gol

Dalam sesi bincang eksklusif, manajemen mengungkap bahwa Sekulic direkrut bukan hanya untuk urusan teknis. Mereka melihatnya sebagai pemimpin di lini depan yang bisa menginspirasi pemain muda seperti Febri Hariyadi dan Beckham Putra. "Balsa punya etos kerja luar biasa. Dalam sesi latihan pertama, dia meminta rekaman pertandingan Persib semusim lalu. Dia ingin belajar, bukan berlagak bintang," kata salah satu asisten pelatih. Potongan video menunjukkan Sekulic memelototi layar laptop di kamar hotel, membuat catatan kecil di buku tulis bersampul kulit yang katanya sudah ia bawa sejak masa remaja—sebuah jurnal yang berisi target gol, kelemahan lawan, dan doa ibunya yang diselipkan di halaman pertama.

"Saya bukan tipe pemain yang hanya menunggu bola. Saya suka bekerja keras, mengejar, dan memberikan umpan jika rekan lebih berpeluang. Di sini, saya ingin menjadi saudara bagi semua," ujarnya sambil memegang jurnal itu. Perkataannya sederhana, tapi bagi manajemen, itu adalah fondasi yang mereka cari: karakter pekerja, bukan individualis.

Data penting yang di-highlight manajemen: Persib mencatatkan konversi peluang hanya 28% musim lalu, terendah kedua di Liga 1. Kehadiran Sekulic, yang memiliki rasio konversi 39% di liga sebelumnya, diharapkan mendongkrak angka tersebut sekaligus memperbaiki posisi klasemen yang terpuruk di peringkat ke-7.

Epilog: Gol Pertama yang Ditunggu

Kisah ini belum berakhir. Sekulic mungkin baru saja menapaki tanah Pasundan, namun Bobotoh sudah menyulam mimpi di setiap sudut stadion. Di warung-warung kopi dekat GBLA, namanya disebut-sebut dengan penuh antusias. "Mudah-mudahan ieu jalma bisa ngabantosan Persib juara," celetuk seorang pedagang cilok. Harapan itu kini berada di pundak seorang lelaki tinggi asal Montenegro yang membawa jurnal lusuh, pesan ayah, dan doa ibu—senjata rahasia yang mungkin akan mengubah nasib Maung Bandung. Dan seperti yang selalu terjadi dalam sepak bola, gol pertama akan menjadi cerita yang paling ditunggu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User