Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

BMKG — Super Moon Picu Banjir Rob di Pesisir hingga 22 Juli

Langit malam di atas Pelabuhan Muara Baru akhir pekan lalu tampak berbeda. Bulan menggantung besar, berpendar jingga keemasan, seolah-olah turun beberapa r

Jul 08, 2026 - 03:13
0 0

Langit malam di atas Pelabuhan Muara Baru akhir pekan lalu tampak berbeda. Bulan menggantung besar, berpendar jingga keemasan, seolah-olah turun beberapa ratus kilometer lebih dekat ke bumi. Di bawah kolong dermaga, air laut yang biasanya tenang justru bergerak gelisah—naik, merayap perlahan, lalu mencium bibir jalan beton yang biasa kering.

Pak Slamet (57) berdiri di ujung dermaga tua, menatap air. Sudah 40 tahun ia melaut dari pelabuhan ini, dan ia tahu betul arti bulan yang begitu besar. “Kalau bulan begini, air pasti naik lebih tinggi. Nenek moyang sudah bilang, laut sedang menarik napas panjang,” ujarnya, setengah berbisik. Malam itu ia memutuskan untuk menggandakan tali kapalnya. Besi jangkar pun ia periksa ulang.

Apa yang dirasakan Slamet bukan mitos. Sehari sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini: potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia pada 8 hingga 22 Juli 2026. Pemicunya: fenomena Super Moon, saat bulan berada di titik terdekatnya dengan bumi (perigee) dan muncul penuh. Kombinasi gravitasi bulan yang lebih kuat dengan musim pasang dapat mendorong kenaikan permukaan air laut secara signifikan.

“Super Moon meningkatkan elevasi pasang hingga 10–20 sentimeter di atas prediksi normal. Bagi pesisir utara Jawa yang sudah mengalami penurunan permukaan tanah, kenaikan ini bisa jadi kritis,” jelas Dr. Nirmala Dewi, Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG (nama rekaan), saat dihubungi via telepon, Selasa (7/7).

Air yang Merayap Pelan, Tapi Pasti

Banjir rob berbeda dengan banjir bandang. Ia datang tanpa suara gemuruh, tanpa lumpur yang menerjang. Ia merayap—perlahan, sabar—memenuhi selokan, merendam pekarangan, lalu masuk ke ruang tamu. Warga pesisir menyebutnya “air kiriman”, tetapi kali ini kiriman itu lebih tinggi dari biasanya.

Sumarni (43), pemilik warung makan di kawasan Tambak Lorok, Semarang, masih ingat betul rob besar tiga tahun lalu. “Saya harus mengungsi tengah malam, kompor gas sudah terapung. Anak saya nangis terus,” kenangnya. Kini, begitu mendengar pengumuman BMKG dari pengeras suara masjid setempat, ia langsung menaikkan barang-barang elektronik ke atas meja. “Lebih baik capek sekarang daripada menyesal lagi.”

Menurut data BMKG, wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi:

  • Pesisir Jakarta Utara (Muara Baru, Pluit, Penjaringan)
  • Pesisir Semarang (Tambak Lorok, Genuk, Sayung)
  • Pesisir Surabaya (Kenjeran, Bulak, Kalianak)
  • Pesisir Banten dan Cilacap
  • Pesisir Papua bagian selatan (Merauke)

Di Balik Super Moon: Antara Kekaguman dan Siaga

Super Moon sendiri adalah fenomena langka yang memesona. Banyak orang justru menantikan momen ini untuk berburu foto indah. Di sosial media, tagar #SuperMoon2026 sudah mulai ramai sejak seminggu terakhir. Namun bagi warga pesisir seperti Slamet, bulan besar itu membawa dua pesan sekaligus: keindahan langit dan kewaspadaan di darat.

“Kami tidak bisa melawan alam. Tapi kami bisa bersiap,” kata Slamet sambil menunjuk ke arah tanggul laut yang baru saja diperbaiki warga secara swadaya. “Dulu tanggul ini bobol, sekarang sudah lebih tinggi. Semoga cukup.”

BMKG mengimbau masyarakat untuk memonitor informasi cuaca maritim secara berkala melalui kanal resmi, menghindari mendirikan bangunan di area rawan genangan rob, dan segera melaporkan jika air mulai memasuki permukiman. Di beberapa titik, pemerintah daerah telah mendirikan pompa air portabel dan menyiagakan personel tanggap darurat.

Sementara itu, malam semakin larut di Pelabuhan Muara Baru. Bulan sudah meninggi. Air masih bergerak, tapi Slamet duduk tenang di geladak kapalnya. “Besok pagi saya tetap melaut,” katanya pelan. Lalu ia menambahkan, “Doakan saja ikannya banyak.”

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User