Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengusulkan pembangunan 50 ruas jalan desa kepada pemerintah pusat melalui Kementer

Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Provinsi Banten telah menerima bantuan pembangunan sembilan ruas jalan dalam program IJD. Seluruh ruas jalan tersebut telah rampung di

Jul 08, 2026 - 05:44
0 0
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengusulkan pembangunan 50 ruas jalan desa kepada pemerintah pusat melalui Kementer

Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Provinsi Banten telah menerima bantuan pembangunan sembilan ruas jalan dalam program IJD. Seluruh ruas jalan tersebut telah rampung dikerjakan dengan total anggaran mencapai Rp 110 miliar. Keberhasilan pelaksanaan program tahun sebelumnya menjadi modal optimisme bagi pemprov untuk kembali mendorong pembangunan infrastruktur jalan desa yang lebih masif pada tahun berjalan.

"Pada IJD tahun 2025, alhamdulillah, Provinsi Banten menerima sembilan ruas jalan dengan anggaran Rp 110 miliar, selesai dikerjakan," ujar Andra Soni di Kota Serang, Selasa (23/6/2026), seperti dilansir laporan media kami.

Pemerataan Infrastruktur dan Dampak Ekonomi

Program Inpres Jalan Daerah merupakan salah satu strategi pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di daerah. Melalui program ini, pemerintah daerah mengajukan usulan ruas-ruas jalan yang dinilai prioritas untuk dibangun atau diperbaiki. Fokus utama program ini adalah jalan-jalan yang memiliki dampak langsung terhadap mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses ke fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan jalan desa menjadi prioritas utama Pemprov Banten. Infrastruktur jalan yang memadai diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, memangkas biaya logistik, dan membuka keterisolasian wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Pengajuan 50 ruas jalan desa tahun ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Banten di pedesaan.

Sementara itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius Pemprov Banten. Selain menggenjot pembangunan infrastruktur jalan, pemerintah provinsi juga berencana melakukan relokasi terhadap SMA Negeri 3 Rangkasbitung yang dinilai terlalu sempit untuk menampung jumlah peserta didik. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Banten dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan yang layak bagi masyarakat. Dengan pengembangan infrastruktur yang terintegrasi antara akses jalan dan fasilitas publik, diharapkan pembangunan di Banten dapat berjalan semakin merata dan berkeadilan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User