Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Rajiv Desak Aparat Bertindak Cepat Tangkap Pelaku Penyekapan Biadab di Bandung

BANDUNG — Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv, menyampaikan kecaman keras atas kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) yang terjadi di wilayah Kabupate

Jul 08, 2026 - 05:45
0 0
Rajiv Desak Aparat Bertindak Cepat Tangkap Pelaku Penyekapan Biadab di Bandung

BANDUNG — Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv, menyampaikan kecaman keras atas kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung. Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II ini mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku berinisial TH yang diduga telah melakukan aksi keji tersebut selama tiga tahun lamanya.

Kasus ini mencuat dan langsung mengguncang rasa kemanusiaan publik, terutama masyarakat Jawa Barat. Bagaimana tidak, seorang wanita disekap dan disiksa dalam kurun waktu yang sangat panjang tanpa diketahui pihak luar. Peristiwa ini memicu kemarahan luas dan mempertanyakan pengawasan di lingkungan sekitar.

Melalui keterangan tertulis yang diterima media kami pada Selasa (23/6/2026), Rajiv menyuarakan kemurkaannya atas tragedi yang menimpa korban. Ia menegaskan bahwa perbuatan tersangka merupakan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia dan tidak bisa ditolerir di negara hukum seperti Indonesia.

"Saya mengecam keras tindakan tidak manusiawi yang dilakukan tersangka TH, karena telah menyekap seorang wanita selama tiga tahun dan menyiksanya. Perbuatan ini sangat keji, dan tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum yang menjunjung tinggi martabat manusia,"

Legislator NasDem itu menekankan bahwa tindakan biadab tersebut bukan hanya melukai fisik korban, tetapi juga menghancurkan mental dan masa depannya. Menurut laporan yang dihimpun, penyekapan ini berlangsung dalam kondisi yang sangat memprihatinkan di sebuah lokasi di Kabupaten Bandung.

Rajiv berharap aparat kepolisian tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku utama, tetapi juga mengusut tuntas jaringan atau pihak-pihak yang mungkin terlibat dalam menyembunyikan aksi keji ini. Ia meminta polisi memproses pelaku dengan pasal berlapis agar efek jera bisa diberikan secara maksimal. "Kita tidak boleh lengah, harus dipastikan tidak ada lagi korban lain dan pelaku mendapatkan hukuman setimpal," imbuhnya.

Di samping desakan penegakan hukum, Rajiv juga mendorong pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk segera turun tangan memberikan pendampingan psikologis dan rehabilitasi bagi korban. Trauma mendalam yang dialami YTR selama tiga tahun diperkirakan membutuhkan penanganan khusus dan waktu pemulihan yang tidak sebentar.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. "Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi kita semua. Tiga tahun bukan waktu yang singkat. Sinergi antara warga dan aparat keamanan harus diperkuat agar kasus serupa tidak terulang," pungkas Rajiv. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap tersangka TH yang diduga melarikan diri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User