Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Panas! Rusia Tembak Jatuh Puluhan Drone Ukraina di Kota Kelahiran Putin

Pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh puluhan drone milik Ukraina yang menerobos ruang udara di atas wilayah Saint Petersburg. Kota yang dikenal sebagai pusat budaya dan juga tempat kelahira

Jul 08, 2026 - 04:34
0 1
Panas! Rusia Tembak Jatuh Puluhan Drone Ukraina di Kota Kelahiran Putin

Pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh puluhan drone milik Ukraina yang menerobos ruang udara di atas wilayah Saint Petersburg. Kota yang dikenal sebagai pusat budaya dan juga tempat kelahiran Presiden Vladimir Putin itu menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak (UAV) dalam skala besar. Insiden tersebut menandai eskalasi baru dalam konflik bersenjata yang telah berlangsung lebih dari dua tahun, di mana target serangan kini merembet jauh ke wilayah dalam Rusia.

Menurut laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, serangan drone tersebut terjadi tak lama setelah Rusia melancarkan ofensif dahsyat di Kyiv, ibu kota Ukraina. Serangan sebelumnya menewaskan sedikitnya 30 orang pada minggu ini, menciptakan gelombang kejutan di kalangan warga sipil dan mempertegas citra perang yang semakin brutal. Dugaan kuat, aksi UAV di Saint Petersburg merupakan balasan cepat dari pihak Ukraina atas agresi militer Moskow yang tak kunjung surut.

Dalam beberapa bulan terakhir, taktik perang Ukraina menunjukkan perubahan signifikan. Pasukan Kyiv semakin sering mengirimkan drone ke kota-kota strategis Rusia yang berjarak ratusan kilometer dari garis depan. Langkah ini diartikan sebagai upaya untuk meratakan tekanan psikologis sekaligus mengganggu infrastruktur vital lawan. Saint Petersburg, sebagai kota terbesar kedua di Rusia dan simbol kekuasaan politik, dipilih sebagai target untuk mengirimkan pesan keras bahwa tidak ada wilayah yang sepenuhnya aman.

"Konflik yang pecah sejak Februari 2022 kini telah memasuki fase di mana kedua belah pihak saling balas menyerang dengan intensitas tinggi, membawa perang ke dalam fase yang semakin tidak menentu."

Media kami mencatat, perang Rusia-Ukraina yang dimulai pada Februari 2022 terus mengalami eskalasi tanpa tanda-tanda mereda. Serangan harian yang dilancarkan Moskow terhadap berbagai wilayah Ukraina mendapat balasan dengan operasi cerdas menggunakan teknologi drone menuju jantung negara lawan. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan memperlebarnya dampak konflik, mengingat semakin sulitnya membedakan antara zona tempur dengan area penduduk sipil yang seharusnya dilindungi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
andika-rivaldi

Reporter Ekonomi. Reporter isu ekonomi yang memengaruhi gaya hidup.

Comments (0)

User