Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

NEW DELHI — Di sela-sela pertemuan bilateral yang membahas kerja sama strategis,

Momen penuh kehangatan itu diabadikan dan diunggah oleh akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet. Dalam foto yang tersebar, Prabowo tersenyum seraya memban

Jul 08, 2026 - 16:27
0 0
NEW DELHI — Di sela-sela pertemuan bilateral yang membahas kerja sama strategis,

Momen penuh kehangatan itu diabadikan dan diunggah oleh akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet. Dalam foto yang tersebar, Prabowo tersenyum seraya membantu Modi memegang angklung, seperti seorang sahabat yang memperkenalkan alat musik kegemarannya. Modi, yang dikenal menghargai kekayaan budaya, tampak menaruh minat mendalam. Sejenak, urusan perjanjian dagang dan geopolitik mencair dalam getaran bambu yang sederhana namun penuh makna.

Lebih dari Sekadar Cendera Mata

Angklung yang diberikan oleh Presiden Prabowo bukanlah sekadar suvenir kenegaraan. Bagi Indonesia, alat musik ini adalah cerminan filosofi kehidupan: harmoni tidak bisa dibunyikan seorang diri. Satu angklung hanya akan menghasilkan satu nada, tetapi ketika lima belas, dua puluh, atau tiga puluh angklung dibunyikan bersama dalam komposisi yang tepat, lahirlah simfoni yang memukau. Itulah nilai yang ingin disampaikan—hubungan bilateral, seperti angklung, membutuhkan kolaborasi banyak pihak untuk menghasilkan kemajuan yang indah didengar dan dirasakan.

“Pak Prabowo sangat selektif memilih oleh-oleh diplomasi. Angklung adalah pesan kebudayaan yang halus tapi menusuk rasa. Di hadapan PM Modi, ini pernyataan bahwa Indonesia dan India hanya akan kuat jika kita berlatih harmoni bersama,” ungkap Meutia Hatta, pengamat diplomasi budaya yang telah lama mengikuti kiprah Prabowo di kancah internasional.

Pilihan Prabowo bukan tanpa perhitungan. India memiliki tradisi musik klasik yang kuat, dan Modi sendiri sering menekankan pentingnya soft power dalam hubungan luar negeri. Angklung, yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda, menjadi jembatan komunikasi tanpa perlu banyak kata. Getarannya berbicara tentang gotong royong, ketelitian tangan pengrajin, serta akar sejarah yang membentang sejak zaman Kerajaan Sunda.

Simbol Persahabatan Dua Samudra

Hubungan Indonesia-India yang telah terjalin selama berabad-abad kini menemukan simbol baru dalam untaian bambu bersuara. Pertemuan Prabowo dan Modi di New Delhi memang menghasilkan sejumlah kesepakatan penting di bidang pertahanan, perdagangan, hingga energi bersih. Namun, momen angklung inilah yang paling mudah diingat dan paling manusiawi.

Diplomasi ala Prabowo—yang dikenal blak-blakan—kali ini memilih saluran yang lebih kalem. Ia tidak berpidato panjang lebar tentang nilai strategis kemitraan. Ia cukup menyerahkan angklung, membiarkan bunyinya yang jernih menjadi metafora bagi hubungan yang dibangun bukan atas dasar dominasi, melainkan keseimbangan nada. Inilah yang membedakan diplomasi kebudayaan: ia tidak memaksa, tetapi menyentuh hati dan meninggalkan jejak yang lebih lama daripada memorandum yang ditandatangani di atas meja.

Para pengrajin angklung di Saung Angklung Udjo, Bandung, pun merasakan bangga tak terkira. Meskipun tidak hadir langsung, angklung yang dibawa Prabowo adalah buah tangan yang membawa nama mereka melintasi samudra. Satu langkah kecil di istana megah India menjadi pengakuan besar bagi para perajin bambu di pelosok Jawa Barat.

“Tiap bilah bambu yang kami ukir punya doa. Kalau sekarang bisa jadi oleh-oleh presiden ke pemimpin dunia, rasanya saya ikut membangun negeri tanpa harus meninggalkan sawah,” ujar Maman, perajin angklung dari Tasikmalaya yang sering memproduksi set angklung untuk kalangan diplomatik.

Ke depan, gestur ini diharapkan membuka jalan bagi kerja sama budaya yang lebih erat antara kedua negara. Mulai dari pertukaran pelajar musik, festival bersama, hingga pengakuan lebih luas terhadap seni tradisi Indonesia di mata dunia. Sebab, sejatinya, angklung yang kini berada di tangan Narendra Modi bukan hanya milik Prabowo—melainkan milik Indonesia yang ingin terus didengar suaranya di pentas global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User