Di sebuah bengkel sempit di sudut Kota Solo, tangan-tangan terampil Agus Permana—seorang
Mengusung tema #Ridecreation—perpaduan tiga pilar Modification, Entertainment, dan Collaboration—HMC 2026 dirancang bukan sekadar panggung kompetisi, melai
Mengusung tema #Ridecreation—perpaduan tiga pilar Modification, Entertainment, dan Collaboration—HMC 2026 dirancang bukan sekadar panggung kompetisi, melainkan ruang ekspresi dan kolaborasi kreatif bagi para builder dari berbagai penjuru Nusantara. Ajang ini akan bergulir selama hampir tiga bulan, dari 8 Agustus hingga 24 Oktober 2026, dan singgah di sembilan kota: Denpasar, Medan, Pekanbaru, Bandung, Banjarmasin, Makassar, Samarinda, Solo, dan Surabaya. Setiap seri akan melahirkan pemenang yang nantinya bersaing di puncak Final Battle untuk memperebutkan gelar juara nasional.
Bagi kalangan modifikator, HMC seumpama pesta rakyat. “Ini bukan hanya soal menang atau kalah. Di sini kami bertemu sesama builder, bertukar ide, bahkan sering lahir kolaborasi spontan,” ujar Dina Marwah, builder asal Bandung yang sudah tiga kali mengikuti ajang ini. Antusiasme serupa disampaikan Martin Hadi, pengamat modifikasi otomotif. “HMC telah menjadi barometer tren modifikasi tanah air. Setiap tahun, kita melihat lahirnya gaya-gaya baru yang tak hanya estetis, tetapi juga fungsional dan berakar pada budaya lokal,” paparnya.
Ragam kategori yang dihadirkan tahun ini semakin menegaskan posisi HMC sebagai wadah inklusif. Motor-motor Honda produksi tahun 2010 ke atas dapat mengikuti kelas-kelas seperti Matic & Cub Stock/Bolt On, Matic & Cub Advance, Matic & Cub Community Touring, Sport Community Touring, All Sport (Naked & Fairing), serta Show Off. Sementara itu, tunggangan klasik produksi sebelum 2010 memiliki panggung sendiri di kelas All Stock & Advance. Tak ketinggalan, dua kategori paling dinamis—Racing Style dan Free For All—memberi kebebasan ekspresi penuh bagi para modifikator untuk meracik konsep balap dan gaya ekstrem tanpa batasan tahun produksi.
Panggung Kreativitas, Jembatan Kolaborasi
Di balik hingar-bingar kontes dan kilau krom, HMC 2026 membawa misi yang lebih dalam: menghidupkan ekosistem modifikasi sebagai bagian dari industri kreatif nasional. Konsep Entertainment diwujudkan melalui berbagai aktivitas hiburan di setiap kota, mulai dari live music hingga bincang santai bersama builder senior. Sementara Collaboration mendorong lahirnya sinergi antara builder, bengkel, komunitas, dan brand aftermarket lokal.
“Saya lihat banyak builder muda yang awalnya hanya iseng, sekarang bisa menghidupi keluarganya dari hasil modifikasi. Pesanan custom meningkat, apalagi setelah motor mereka viral di HMC,” kisah Agus. Perjalanan Agus sendiri membuktikan hal itu. Setelah karyanya masuk nominasi di seri regional tahun sebelumnya, bengkel kecilnya kebanjiran order custom body kit. Dampak ekonomi yang mengikuti gelaran HMC menjadi angin segar bagi rantai pasok industri modifikasi, mulai dari penjual part, pelukis, hingga pengrajin fiber.
Dengan pendekatan yang humanis dan dekat dengan komunitas, HMC 2026 siap kembali menyulut semangat kreativitas builder tanah air. Ajang yang telah berlangsung lebih dari satu dekade ini bukan sekadar kontes; ia adalah perayaan identitas, gairah, dan solidaritas para pecinta otomotif Indonesia.
| Kategori | Syarat Tahun Produksi | Deskripsi Singkat |
|---|---|---|
| Matic & Cub Stock/Bolt On | ≥ 2010 | Modifikasi ringan dengan part bolt-on |
| Matic & Cub Advance | ≥ 2010 | Modifikasi ekstensif pada motor matik/bebek |
| Matic & Cub Community Touring | ≥ 2010 | Gaya touring untuk motor matik/bebek |
| Sport Community Touring | ≥ 2010 | Gaya touring untuk motor sport |
| All Sport (Naked & Fairing) | ≥ 2010 | Motor sport tanpa atau dengan fairing |
| Show Off | ≥ 2010 | Karya display dengan modifikasi estetis maksimal |
| All Stock & Advance | < 2010 | Modifikasi untuk motor klasik |
| Racing Style | Bebas | Konsep balap lintas tahun produksi |
| Free For All | Bebas | Kebebasan penuh tanpa batasan tahun |
Comments (0)