Jakarta - Vicky Prasetyo Tepis Isu Telantarkan Istri Sirinya yang Hamil
Menjelang senja di sudut rumah sederhana di Pati, Fangfang (32) mengelus perutnya yang kian membuncit. Hari persalinan kian dekat, namun guratan resah tak
Menjelang senja di sudut rumah sederhana di Pati, Fangfang (32) mengelus perutnya yang kian membuncit. Hari persalinan kian dekat, namun guratan resah tak lepas dari wajahnya. Bukan tentang calon buah hati yang akan segera ia timang, melainkan sang suami—presenter Vicky Prasetyo—yang mendadak jarang menampakkan diri. “Saya hanya pengin dia ada di samping saya, apalagi pas usia kandungan udah sembilan bulan begini. Rasanya sepi,” keluhnya lirih saat kami hubungi lewat sambungan telepon.
Isu penelantaran pun menyebar bak api dalam sekam. Tetangga di sekitar rumah Fangfang kerap melihatnya duduk sendirian di teras, kadang ditemani ibunda atau kerabat dekat yang sesekali datang. “Dia kelihatannya nungguin sesuatu, atau mungkin seseorang,” bisik seorang tetangga yang enggan namanya ditulis. Namun, tudingan itu langsung disambar bantahan tegas oleh pria nyentrik yang dijuluki ‘Gladiator’ tersebut. Lewat sambungan video call, Kamis (9/7/2026), Vicky justru mengungkap sisi lain yang selama ini tertutup: sebuah pernikahan siri yang khidmat di bulan Ramadan.
Pernikahan Rahasia di Bawah Langit Kudus
“Kita sudah nikah Ramadan kemarin saat bulan Ramadan di Kudus, dihadiri juga sama kedua orang tua dia, saksi band-band, dan menikah ini pun juga secara agama ya sudah berjalan,” beber Vicky dari layar, suaranya tetap mantap meski terbata-bata di awal kalimat. Pengakuan ini sontak melukis kejutan: status hubungan keduanya tak pernah terang-terangan, apalagi pernikahan. Hadir di momen sakral itu adalah ayah-ibu Fangfang serta sahabat-sahabat yang ia sebut sebagai “band-band”—sebutan khas Vicky untuk lingkar pertemanannya. Ikrar suci diucapkannya dengan penuh rasa tanggung jawab, setidaknya menurut versi sang presenter.
“Saya tidak pernah berniat menyembunyikan, hanya saja kami memilih untuk tidak menggembar-gemborkan. Ini soal privasi,” tambahnya, seolah menyiratkan bahwa sorotan publik adalah alasan di balik diamnya selama ini.
Bantahan: “Tanggung Jawab Saya Tetap Berjalan”
Soal tudingan yang menyebutnya meninggalkan istri, Vicky menunjukkan raut tak habis pikir. “Mana mungkin saya melantarkan orang yang saya nikahi? Tanggung jawab saya sebagai suami tetap saya jalankan, baik secara nafkah lahir maupun batin,” tegasnya. Ia mengaku tak pernah putus mengirim dukungan finansial dan selalu menyempatkan video call di sela-sela syuting di Jakarta. Ketidakhadirannya di Pati semata-mata karena tuntutan pekerjaan yang tak bisa ia tinggalkan begitu saja.
“Saya nggak bisa 24 jam di sampingnya, tapi komunikasi kami lancar. Setiap hari video call. Kalau dibilang telantarkan, itu fitnah. Istri saya lagi hamil, masak saya nggak sayang?” cetusnya dengan nada meninggi.
Namun, di sisi lain, Fangfang tak sepenuhnya senada. Ia mengakui bahwa Vicky masih mengiriminya uang bulanan yang cukup untuk kebutuhan kehamilan. Hanya saja, bagi seorang istri yang tengah mengandung anak pertama, kehadiran fisik dan sentuhan hangat sang suami jauh lebih bernilai ketimbang lembaran rupiah. “Uang ada, tapi perhatian dan waktu dari seorang suami buat istrinya yang mau melahirkan itu beda. Dia sibuk terus,” keluhnya setengah berbisik.
Di Antara Cinta dan Kesibukan
Cerita ini seperti menggemakan realita banyak pasangan yang terpaksa menjalani pernikahan jarak jauh, apalagi di industri hiburan yang menuntut mobilitas tinggi. Psikolog keluarga yang kami mintai pendapat, Rani Asmara, M.Psi., mengatakan, “Kehamilan adalah fase kritis yang memerlukan dukungan emosional signifikan. Ketidakhadiran pasangan bisa memicu stres dan perasaan kesepian, meski kebutuhan materi sudah tercukupi. Komunikasi yang intens tidak sepenuhnya menggantikan kehadiran fisik.”
Menyadari hal tersebut, Vicky berjanji akan mengambil waktu khusus menjelang detik-detik persalinan. “Sebentar lagi saya cuti kerja buat nungguin dia lahiran. Ini anak pertama kami, masa saya mau ketinggalan momen penting? Nanti malah saya diomelin sejarah,” tutupnya dengan tawa renyah, seolah ingin mencairkan suasana yang sempat menegang. Kini, publik hanya bisa menanti: apakah janji itu akan terwujud, atau kembali hilang ditelan gemerlap panggung hiburan?
Poin Penting dari Klarifikasi Vicky Prasetyo
- Pernikahan siri dilangsungkan pada Ramadan di Kudus, dihadiri orang tua Fangfang dan saksi.
- Vicky membantah keras tudingan penelantaran dan mengaku tetap memberi nafkah serta komunikasi harian.
- Ketidakhadiran fisik disebabkan pekerjaan di Jakarta, namun ia berjanji menemani istri saat persalinan.
Comments (0)