Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Mantan Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman Meninggal Dunia

Beritaseputar.com, Jakarta – Kabar duka menyelimuti dunia Islam Tanah Air. Mantan Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Maman Abdurrahman, berpulang ke rahmatullah pada hari ini. Kepergian tokoh d

Jul 08, 2026 - 00:13
0 0
Mantan Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman Meninggal Dunia

Beritaseputar.com, Jakarta – Kabar duka menyelimuti dunia Islam Tanah Air. Mantan Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Maman Abdurrahman, berpulang ke rahmatullah pada hari ini. Kepergian tokoh dakwah tersebut dikonfirmasi oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, yang menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya sosok yang dinilai sangat dihormati lintas organisasi.

Maman Abdurrahman menjabat sebagai Ketua Umum Persis pada periode 2010-2015. Di masa kepemimpinannya, ia dikenal gigih memperkuat peran dakwah organisasi yang didirikan oleh para ulama pembaru itu. Selain rekam jejaknya di tubuh Persis, Maman juga merupakan ayahanda dari Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, yang memperlihatkan benang merah kedekatan keluarga ini dengan Muhammadiyah.

Ucapan Duka dan Kenangan

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, secara khusus menyampaikan belasungkawa yang tulus. Dalam pernyataan yang dikutip media kami, Haedar mengenang Maman sebagai figur yang tak hanya memajukan Persis, tetapi juga menjalin hubungan hangat dengan berbagai ormas Islam, termasuk Muhammadiyah. “Kami kehilangan seorang tokoh yang dekat dengan banyak kalangan. Beliau selalu mengedepankan persaudaraan dan semangat ukhuwah,” ujar Haedar.

Kedekatan itu bukan sekadar seremonial. Semasa hidupnya, Maman kerap terlibat dalam forum dan diskusi kebangsaan yang melibatkan banyak elemen umat. Sikapnya yang santun dan moderat membuatnya diterima dengan baik di berbagai lingkungan pergerakan Islam modern. Haedar menambahkan bahwa almarhum adalah teladan dalam merawat persatuan di tengah keragaman corak beragama di Indonesia.

Warisan Dakwah dan Doa

Jauh setelah masa jabatannya di Persis usai, Maman tetap aktif sebagai pembina dan rujukan. Ia dikenal sering memberikan tausiah dan nasihat, serta menyemangati generasi muda untuk terus menjaga risalah Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Jejaknya di organisasi dan keluarga menjadi bukti betapa dakwah telah mengalir dalam sanubarinya. Hilman Latief, putra almarhum, sendiri melanjutkan tradisi pengabdian di Muhammadiyah sebagai bendahara umum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab wafat maupun jadwal pemakaman. Namun doa dan harapan terus mengalir dari para sahabat, murid, dan umat Islam di seluruh Indonesia. Semoga almarhum Maman Abdurrahman mendapatkan tempat mulia di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Laporan selengkapnya akan terus kami sajikan di Beritaseputar.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Fact Checker. Memverifikasi klaim gaya hidup dan tren.

Comments (0)

User