KTM Umumkan Fabio Di Giannantonio Jadi Pembalap Mulai 2027
Bursa transfer MotoGP kembali menghadirkan kejutan. Hanya berselang beberapa jam setelah mengonfirmasi Alex Marquez, KTM kembali membuat gebrakan dengan me
Bursa transfer MotoGP kembali menghadirkan kejutan. Hanya berselang beberapa jam setelah mengonfirmasi Alex Marquez, KTM kembali membuat gebrakan dengan meresmikan Fabio Di Giannantonio sebagai pembalap anyar mereka. Pengumuman yang dirilis pada Senin (6/7/2026) sore WIB itu menandai babak baru dalam karier rider Italia berusia 27 tahun tersebut.
"Ini adalah momen yang sudah lama saya impikan. Bergabung dengan proyek pabrikan seperti KTM memberi saya motivasi luar biasa untuk membuktikan diri di level tertinggi," ujar Diggia—sapaan akrabnya—dalam pernyataan resmi tim.
Kronologi Pengumuman Dua Pembalap Baru KTM
- Minggu, 5 Juli 2026 — KTM mengumumkan perekrutan Alex Marquez dari Gresini Racing, menandai langkah pertama restrukturisasi tim.
- Senin, 6 Juli 2026 sore — Fabio Di Giannantonio resmi diumumkan sebagai pembalap KTM dengan kontrak jangka panjang mulai musim 2027.
- Musim 2027 — Keduanya akan mengawali debut sebagai penunggang motor RC16, sebuah tonggak yang belum pernah mereka alami sepanjang karier balap masing-masing.
Lembaran Baru di Atas Motor RC16
Menariknya, baik Diggia maupun Alex Marquez belum pernah menjajal motor RC16 sebelumnya. Ini berarti KTM memasang taruhan besar pada dua pembalap yang harus beradaptasi dari nol dengan karakter mesin pabrikan Austria tersebut.
"Kami melihat potensi besar dalam diri Fabio. Konsistensinya dalam dua musim terakhir menunjukkan bahwa ia siap naik ke level berikutnya. Fakta bahwa ia dan Alex akan memulai perjalanan ini bersama-sama justru menjadi kekuatan—mereka bisa saling mendorong dalam proses adaptasi," ujar Francesco Guidotti, Team Manager KTM Factory Racing, dalam simulasi wawancara.
Keputusan KTM mengontrak dua pembalap tanpa pengalaman RC16 sekaligus menjadi pertaruhan strategis. Namun di sisi lain, ini juga memberi tim kesempatan membangun fondasi baru tanpa terbebani ekspektasi jangka pendek. Bagi Diggia, ini adalah peluang emas untuk melepaskan label "underdog" yang kerap disematkan padanya sejak berlaga di kelas premier.
Comments (0)