Aug 25, 2026
Politik

Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Tengah

Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Tengah

Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Tengah

Senja di Lapangan Bhakti, Tegalrejo, Salatiga, Sabtu petang itu tak biasa. Ratusan warga berdesakan, bukan untuk menonton konser, melainkan berebut mengikuti “Mlaku Bareng Kapolda”. Sosok jenderal bintang dua yang akrab disapa Pak Ribut itu berlari kecil di tengah kerumunan, sesekali menyapa ibu-ibu penjual jamu gendong, lalu jongkok untuk menyemangati anak-anak panti asuhan yang ikut jalan santai. Ia menunjuk salah satu remaja penyandang disabilitas yang bermain angklung, “suaramu tadi paling nyaring, Mas. Besok main lagi ya,” ucapnya lembut. Adegan sederhana itu mungkin tampak lunak bagi seorang jenderal polisi. Namun justru di situlah letak kharisma Ribut Hari Wibowo: di antara senyum dan gestur yang mendarat, bukan sekadar melambai.

Lima menit kemudian, dalam blangkon dan surjan lurik, ia naik panggung bukan untuk berpidato, melainkan ikut duduk bersila bersama para dalang cilik. Ia memukul kendang, mengikuti irama,“saya sedang belajar bahwa polisi tidak selalu harus berdiri paling depan,”bisiknya pada seorang wartawan. Bagi warga Salatiga malam itu, Ribut bukanlah panglima dengan pistol di pinggang; ia adalah kakak, bapak, dan kadang bahkan teman ngobrol soal harga cabai di pasar.

Profil Singkat

Inspektur Jenderal Polisi Ribut Hari Wibowo lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 16 Desember 1969. Ia adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992 yang meniti tangga karier dari bawah, mayoritas di reserse dan intelijen. Kolega-koleganya di Korps Bhayangkara mengenangnya sebagai perwira yang dingin di lapangan tetapi hangat di ruang makan. Satu julukan yang melekat pada dirinya: “Si Pendengar Ulung”. Ia jarang bicara besar, namun tumpukan laporan intelijen yang disodorkan padanya selalu kembali dengan catatan-catatan kecil penuh pertanyaan.

Pendidikannya karib dengan geopolitik dan keamanan dalam negeri. Selain menempuh Sespimti dan Lemhannas, Ribut sempat memperdalam kontra-terorisme di Canberra serta manajemen krisis di Selandia Baru. Semua itu membentuk nalurinya sebagai polisi yang mengerti–sekaligus waspada pada gerak sosial. Saat ditanya tentang hobi, ia tertawa kecil: “Saya suka naik kereta ekonomi. Duduk tiga jam, saya bisa mendengar keluh-kesah penumpang. Itu intelijen paling jujur.”

Karier dan Riwayat Jabatan

Karier Ribut Hari Wibowo seperti benang merah yang merajut wilayah-wilayah rawan di Indonesia. Dari Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, ia ditarik menjadi penyidik di Bareskrim Mabes Polri, lalu berturut-turut memegang kendali di kepolisian daerah yang panas: Kapolres Mimika, Papua Tengah, di tengah konflik sosial; Wakapolda Papua Barat saat eskalasi KKB meningkat; hingga Kapolda Jambi ketika Pilkada serentak dan konflik agraria memanas.

  • Kapolres Mimika (2011-2013) – masa konflik Freeport dan pendekatan kultural
  • Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2016-2018) – penanganan kasus besar nasional
  • Wakapolda Papua Barat (2019-2021) – deteksi dini konflik dan terorisme
  • Kapolda Jambi (2021-2023) – reformasi internal dan pembangunan pos perbatasan
  • Kapolda Jawa Tengah (2024-sekarang) – program berbasis partisipasi warga

Mutasi Mei 2024 menempatkannya sebagai Kapolda Jawa Tengah, menggantikan Irjen Ahmad Luthfi yang dirotasi menjelang Pilkada. Tugas ini bukan sekadar pulang ke tanah kelahiran; ini soal menjaga ritme provinsi terpadat keempat di Indonesia yang tahun 2025-2026 menjadi ujian stabilitas politik daerah.

Kinerja dan Program Unggulan

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User