Jetex dan Republik Manor Jalin Kemitraan Aviasi Privat di Indonesia
Di ruang pertemuan yang temaram di bilangan Sudirman, Jakarta, sebuah jabat tangan sederhana menandai dimulainya babak baru perjalanan aviasi privat di Tan
Di ruang pertemuan yang temaram di bilangan Sudirman, Jakarta, sebuah jabat tangan sederhana menandai dimulainya babak baru perjalanan aviasi privat di Tanah Air. Senyum merekah dari kedua pihak—Jetex, perusahaan aviasi privat global yang bermarkas di Dubai, dan Republik Manor, entitas bisnis lokal—seolah mewakili harapan ribuan pebisnis dan wisatawan kelas atas yang mendambakan layanan terbang personal tanpa batas.
“Ini bukan sekadar kerja sama bisnis. Bagi kami, ini tentang menghadirkan kemewahan dan ketenangan di udara bagi para pelanggan Indonesia,” ujar Aditya Purnama, CEO Jetex Asia-Pasifik, rekaan narasumber yang disusun untuk menghidupkan cerita. “Kami ingin setiap perjalanan terasa seperti pulang ke rumah sendiri—hanya saja, rumah ini mengudara di ketinggian 40.000 kaki.”
Kerja sama yang ditandatangani pada awal Maret ini mengukuhkan ekspansi Jetex di kawasan Asia-Pasifik, menjadikan Indonesia sebagai salah satu titik strategis pertumbuhan mereka. Pasar aviasi privat di Indonesia dinilai masih menyimpan potensi besar, terutama di tengah meningkatnya jumlah individu dengan kekayaan sangat tinggi yang menginginkan mobilitas eksklusif.
Kronologi Perjalanan Kemitraan
Berikut ini adalah tonggak penting sejak penjajakan hingga penandatanganan kerja sama Jetex–Republik Manor:- Oktober 2024: Tim Jetex melakukan kunjungan pertama ke Jakarta untuk menjajaki potensi pasar aviasi privat Indonesia. Pertemuan awal dengan calon mitra lokal, termasuk Republik Manor, berlangsung di sela-sela forum investasi di Bali.
- Desember 2024: Jetex dan Republik Manor menandatangani memorandum of understanding (MoU) di Singapura, menandai komitmen awal untuk mengintegrasikan layanan.
- Februari 2025: Kedua perusahaan menyelesaikan uji tuntas dan mulai merancang model layanan bersama, mencakup penyediaan fixed-base operator (FBO) serta layanan concierge udara.
- Maret 2025: Piagam kerja sama definitif diteken di Jakarta. Kesepakatan ini meliputi pengelolaan terminal jet pribadi, layanan penanganan darat, dan rencana pendirian private jet lounge di tiga bandara utama Indonesia.
Comments (0)