Pesan Haru Abdel untuk Keluarga Almarhum Temon
Di antara derasnya arus informasi yang silih berganti melewati linimasa, sebu...
Di antara derasnya arus informasi yang silih berganti melewati linimasa, sebu...
Masih terasa getar tawa yang dulu mengisi setiap sudut panggung kecil itu. Di...
Rintik gerimis pagi itu seolah ikut larut dalam duka. Di sudut Tempat Pemakam...
Di sudut ruang tamu yang masih menyimpan aroma khas rumah itu, Keenam Mae dud...
Di sudut ruang tamu yang mulai senja, sebuah gitar akustik bersandar diam di ...
Langit senja perlahan menggelayut di ufuk barat ketika Jonathan, pria berusia...
Di sebuah kafe kecil di bilangan Menteng, Jio Jimmy duduk termenung sambil me...
Ahad pagi yang biasanya ramai dengan suara canda di layar kaca mendadak teras...
Senja di sudut kamar kos berukuran 3x4 meter itu masih menyisakan jaket deni...
Di pelataran gedung serbaguna yang riuh oleh tepuk tangan, seorang lelaki par...
Langkah kecil itu terhenti di depan peti mati. Di bawah langit-langit rumah d...
Hujan rintik mengiringi langkah kaki komedian senior Cak Lontong memasuki rum...
Di sebuah sudut ruang rawat yang disinari lampu temaram, seorang lelaki menge...
Sore itu, di sudut kafe yang tak terlalu ramai, Jio Jimmy duduk dengan tatapa...
Sebuah tawa yang merekah dari layar kaca, sederhana namun selalu meninggalkan...
Langit siang itu mendung, seolah ikut merasakan duka yang menyelimuti lorong ...