Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Jambret Spesialis Anak di Kalideres Diringkus, Hasil Kejahatan Dipakai Beli Narkoba

Petugas kepolisian dari Polsek Kalideres berhasil mengamankan seorang pria berinisial AA yang dikenal dengan nama Pitex, seorang pelaku penjambretan yang menyasar ponsel milik anak-anak. Tersangka ya

Jul 07, 2026 - 23:23
0 0
Jambret Spesialis Anak di Kalideres Diringkus, Hasil Kejahatan Dipakai Beli Narkoba

Petugas kepolisian dari Polsek Kalideres berhasil mengamankan seorang pria berinisial AA yang dikenal dengan nama Pitex, seorang pelaku penjambretan yang menyasar ponsel milik anak-anak. Tersangka yang sudah beraksi lebih dari belasan kali ini akhirnya tak bisa berkutik setelah aksinya di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, terekam kamera pengawas dan menjadi perhatian publik.

Viral di Media Sosial Jadi Petunjuk Utama

Kasus ini terbongkar setelah video aksi kejahatan AA menyebar secara luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman CCTV yang sempat menghebohkan warganet, pelaku terlihat jelas mengendarai sepeda motor sambil memantau situasi di sekitar Jalan Warung Pojok. Sasaran empuknya adalah anak-anak yang tengah asyik memegang telepon genggam tanpa pengawasan orang dewasa.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Rihold Sihotang, dalam laporan yang diterima media kami menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari rekaman CCTV yang memperlihatkan secara detail bagaimana pelaku melancarkan aksinya sebelum akhirnya melarikan diri.

Modus Operandi Incar Kelengahan Bocah

Dari hasil pemeriksaan sementara, AA mengaku tidak hanya sekali dua kali beraksi. Ia secara spesifik mengincar korban di bawah umur karena dianggap tidak akan melakukan perlawanan berarti. Setelah ponsel korban berhasil dirampas, pelaku langsung memacu kendaraannya meninggalkan lokasi kejadian. Barang bukti hasil kejahatan tersebut ternyata tidak dijual untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, melainkan ditukar dengan uang tunai yang selanjutnya digunakan untuk membeli sabu. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan jaringan lain serta mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak menggunakan ponsel di area publik yang rawan kejahatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rina-wulandari

Editor Hiburan. Editor hiburan dan budaya populer.

Comments (0)

User