Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Jakarta — IHSG Sempat Kena Trading Halt, Penutupan Hari Ini Membaik

Layar ponsel Rina bergetar lebih keras dari biasanya pagi itu. Perempuan 34 tahun yang sehari-hari mengelola toko kelontong di kawasan Kalibata ini membuka

Jul 09, 2026 - 07:23
0 0
Jakarta — IHSG Sempat Kena Trading Halt, Penutupan Hari Ini Membaik
Layar ponsel Rina bergetar lebih keras dari biasanya pagi itu. Perempuan 34 tahun yang sehari-hari mengelola toko kelontong di kawasan Kalibata ini membuka aplikasi saham dengan tangan gemetar. Warna merah mendominasi portofolionya. “Padahal baru dua minggu lalu saya tanam modal dari hasil arisan,” keluhnya lirih, Kamis (29/1/2026). Seperti Rina, ribuan investor kecil di seluruh Indonesia menahan napas ketika layar trading di Bursa Efek Indonesia berubah merah tua, menandai salah satu hari paling menegangkan bagi pasar modal Tanah Air dalam beberapa bulan terakhir.

Pagi yang Kelam: IHSG Terseok Sejak Menit Awal

Matahari baru terbit sempurna di langit Jakarta, namun tekanan sudah mencekik para pelaku pasar. Berdasarkan data RTI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di kisaran 8.320,555, langsung meluncur turun tanpa ampun. Dalam waktu kurang dari dua jam, indeks acuan itu terperosok hingga menyentuh level psikologis di bawah 8.000, menciptakan gelombang panik di lantai bursa. Kronologi kegetiran itu mengalir hampir tanpa jeda:
  1. Pukul 09.00 WIB – IHSG dibuka dan langsung turun 2,3% akibat tekanan sentimen global. Saham-saham unggulan seperti perbankan dan teknologi tergelincir serentak.
  2. Pukul 11.15 WIB – Indeks menembus batas auto rejection bawah. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung mengaktifkan trading halt untuk mendinginkan pasar. Semua transaksi dihentikan sementara.
  3. Pukul 13.30 WIB – Setelah pendinginan, perdagangan dibuka kembali. Para investor menahan napas, sebagian berharap, sebagian lagi pasrah.
Pemandangan di trading floor hampir tak percaya. Papan elektronik besar yang biasanya menampilkan hiruk-pikuk angka hijau kini menyajikan lautan angka minus. Para pialang saling pandang, bahasa tubuh mereka penuh ketegangan. “Saya sudah 15 tahun di bursa, tapi momen seperti ini selalu menyisakan degup jantung yang berbeda,” ujar Budi Santoso, analis pasar modal yang karib disapa Pak Busan oleh rekan-rekannya.

Sore Membawa Asa: IHSG Perlahan Membaik

Saat jarum jam mendekati sore, wajah-wajah itu perlahan memudarkan kekhawatiran. Indeks mulai bergerak naik, meniti jalur pemulihan. Sentimen mulai membaik setelah rumor stabilisasi dari otoritas dan masuknya investor institusi yang memanfaatkan harga terdiskon. Pada penutupan perdagangan pukul 16.00 WIB, IHSG berhasil memperkecil kerugian menjadi turun 88,354 poin atau setara 1,06 persen ke posisi 8.232,201. Rina menghela napas panjang ketika melihat angka penutupan. “Tadinya saya pikir bakal tekor separuh. Ternyata masih bisa diselamatkan. Meski rugi tipis, setidaknya enggak jadi mimpi buruk,” katanya sambil tersenyum getir. Papan elektronik di Bursa Efek Indonesia menampilkan pergerakan IHSG sore itu dalam potret lain: ketimbang kehancuran total, yang terlihat adalah sekelumit lega. Foto yang diabadikan oleh Yasuyoshi Chiba/AFP pun merekam momen ketika para pekerja bursa menyaksikan proses pemulihan lambat tersebut—sebuah epilog yang meninggalkan pelajaran berharga tentang rapuhnya optimisme di tengah gejolak ekonomi. Bagi banyak investor ritel seperti Rina, hari itu menjadi pengingat bahwa pasar modal adalah lautan emosi. “Saya akan lebih hati-hati sekarang. Belajar tidak panik dan tetap percaya pada proses pemulihan,” imbuhnya. Sementara itu, Pak Busan mengingatkan bahwa kejadian ini bukanlah yang pertama dan terakhir. “IHSG masih punya kekuatan fundamental domestik. Tapi investor harus siap dengan volatilitas seperti ini,” ujarnya. Di tengah sisa kepanikan dan secercah kelegaan, layar monitor di Bursa Efek Indonesia akhirnya padam. Hari itu tutup, meninggalkan cerita tentang jatuh dan bangkit di lantai pasar modal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User