JAKARTA — Budi Kurniawan Pimpin Transformasi PT Bach Multi Global
Di balik gemerlap angka dan laporan keuangan, sebuah kisah tentang ketekunan dan visi tengah terukir di lantai bursa. PT Bach Multi Global Tbk (BACH), peru
Di balik gemerlap angka dan laporan keuangan, sebuah kisah tentang ketekunan dan visi tengah terukir di lantai bursa. PT Bach Multi Global Tbk (BACH), perusahaan yang selama ini lebih dikenal sebagai pemain menengah di sektor perdagangan multi-produk, kini memasuki babak baru di bawah komando Budi Kurniawan. Sosoknya tidak hanya membawa sederet strategi bisnis, tetapi juga sentuhan pribadi yang menghangatkan ruang-ruang kantor di Menara Bach, Jakarta Selatan.
Dari Gudang Kecil ke Lantai Direksi
Budi Kurniawan bukanlah tipe eksekutif yang lahir dari meja rapat berlapis kaca. Pria kelahiran Semarang, 52 tahun silam, ini mengawali karier sebagai staf operasional di unit logistik kecil milik keluarganya. "Waktu itu saya lebih sering berada di gudang ketimbang di kantor. Debu, keringat, dan tumpukan karton adalah keseharian saya," kenangnya suatu sore. Pengalaman itu justru menjadi fondasi kuat ketika ia akhirnya dipercaya memimpin BACH pada RUPS tahun lalu.
Kolega dekatnya, Rina Andriani, mengungkap bahwa Budi adalah pemimpin yang tak segan turun langsung. "Beberapa kali saya dapati ia mengecek sendiri sampel produk di lini terbawah. Baginya, koneksi dengan akar bisnis itu harga mati," ujar Rina, yang kini menjabat sebagai Kepala Divisi Penjualan.
Visi Besar: Ekspansi dan Pemberdayaan
Di bawah arahan Budi, BACH tak hanya mengejar pertumbuhan dari sisi pendapatan. Ada misi lebih besar yang ia canangkan: menjadikan BACH sebagai jembatan bagi pelaku UMKM lokal untuk menembus pasar global. Dalam sebuah forum internal, ia menyampaikan kalimat yang menggerakkan banyak pihak:
"Saya ingin BACH bukan sekadar perusahaan dagang, tapi kendaraan bagi ribuan pengusaha kecil untuk bermimpi lebih tinggi. Ekspansi global hanya akan berarti kalau dampaknya sampai ke level akar rumput."
Untuk mewujudkannya, Budi telah menyiapkan tiga pilar strategis yang menjadi napas baru perusahaan:
- Digitalisasi rantai pasok – menghubungkan produsen kecil dengan sistem distribusi modern berbasis kecerdasan buatan.
- Program inkubasi UMKM ekspor – memberikan pelatihan, pendampingan, dan akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang siap menembus mancanegara.
- Perluasan jaringan ke Timur Tengah dan Afrika – membuka kantor perwakilan baru sebagai pintu masuk produk Indonesia.
Sentuhan Manusia di Tengah Laju Bisnis
Langkah Budi selalu diiringi perhatian pada sisi manusiawi organisasi. Ia rutin mengadakan sesi “kopi pagi” bersama staf dari berbagai divisi, mendengarkan aspirasi tanpa sekat hierarki. Suatu kali, ia bahkan menghentikan rencana restrukturisasi yang dinilai akan merugikan puluhan karyawan, dan memilih jalur pelatihan ulang keterampilan agar tenaga kerja tetap terserap secara optimal.
Maya Damayanti, seorang staf administrasi yang telah 12 tahun mengabdi, bersaksi tentang perubahan yang dibawa Budi. "Dulu kami sering merasa hanya sebagai angka dalam laporan. Sekarang, setiap ide kami benar-benar didengar. Pak Budi seperti ayah yang memastikan anak-anaknya tumbuh bersama," katanya lirih.
Laju Saham dan Kepercayaan Investor
Tak mengherankan jika dalam enam bulan terakhir, saham BACH mencatat kenaikan signifikan. Pasar modal merespons positif langkah-langkah transformatif yang diambil. Analis dari Trimegah Sekuritas, Andi Prasetyo, menilai bahwa "kepemimpinan Budi membawa pendekatan baru yang menggabungkan ketajaman bisnis dengan keberpihakan sosial—hal yang langka di tengah tekanan profit jangka pendek."
Di penghujung hari, saat senja menyelinap di balik gedung pencakar langit Jakarta, Budi Kurniawan kerap meluangkan waktu untuk sekadar memandang lalu lintas kota. Bukan untuk berleha, melainkan mengingat kembali dari mana ia berasal: dari gang kecil di Semarang, membawa mimpi besar yang kini perlahan terwujud.
Perjalanan BACH di bawah nakhoda baru ini tentu masih panjang. Namun satu hal pasti: kehangatan dan visi yang diusung Budi telah menyalakan harapan baru—tidak hanya bagi pemegang saham, tetapi juga bagi ribuan UMKM dan karyawan yang menggantungkan masa depan di atas geladak kapal besar bernama PT Bach Multi Global Tbk.
Comments (0)