IHSG Akhir Tahun 2022 Ditutup Melemah, 59 Perusahaan Catatkan IPO

Jakarta, Beritaseputar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan terakhir tahun 2022 dengan performa lesu. Di lantai Bursa Efek Indonesi

Jul 11, 2026 - 05:42
0 0
IHSG Akhir Tahun 2022 Ditutup Melemah, 59 Perusahaan Catatkan IPO

Jakarta, Beritaseputar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan terakhir tahun 2022 dengan performa lesu. Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (30/12/2022), indeks acuan pasar modal Indonesia itu terkoreksi 9,46 poin atau 0,14 persen ke level 6.850,62. Penurunan tipis ini mewarnai penutupan tahun yang sebetulnya dipenuhi sejumlah capaian monumental, termasuk rekor pencatatan saham perdana.

Meskipun penghujung tahun diwarnai aksi jual terbatas, pasar modal Indonesia justru menorehkan sejarah sepanjang 2022. BEI mencatat sebanyak 59 perusahaan melakukan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO). Angka ini melampaui target awal 55 perusahaan dan menjadi yang tertinggi sejak bursa berdiri. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia bahkan menempati posisi puncak dalam jumlah emiten baru, menggeser bursa-bursa tetangga yang biasanya lebih agresif.

Sentimen Global Tekan IHSG di Penghujung Tahun

Pelemahan IHSG di sesi penutupan dinilai wajar oleh para analis. Sepanjang Desember 2022, investor dihadapkan pada ketidakpastian global yang berasal dari kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve. Kenaikan suku bunga acuan The Fed yang agresif sepanjang tahun menyebabkan aliran modal asing keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Meski demikian, IHSG masih mencatatkan kinerja tahunan yang positif. Pada penutupan 2021, indeks berada di 6.581, sehingga secara year-to-date IHSG naik sekitar 4,1 persen.

“Pasar cenderung wait and see menjelang libur panjang akhir tahun. Pelaku pasar memilih merealisasikan keuntungan setelah reli sepanjang November, sekaligus mengantisipasi potensi resesi global pada 2023,” ujar seorang analis pasar modal yang enggan disebutkan namanya.

“Rekor IPO menunjukkan kepercayaan investor domestik terhadap fundamental ekonomi Indonesia tetap tinggi. Namun, sentimen global masih menjadi faktor pengganjal yang signifikan bagi pergerakan indeks,” tambahnya.

Rekor IPO Sepanjang Sejarah BEI

Dari 59 perusahaan yang melantai, mayoritas berasal dari sektor teknologi, konsumer, dan energi. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI gencar melakukan sosialisasi serta penyederhanaan regulasi untuk mendorong perusahaan rintisan dan menengah ke lantai bursa. Hasilnya, total dana yang dihimpun dari IPO sepanjang 2022 mencapai lebih dari Rp33 triliun, melampaui pencapaian tahun sebelumnya.

Saham-saham emiten baru juga menjadi motor penggerak volume dan nilai transaksi harian BEI. Meskipun beberapa di antaranya mengalami penurunan harga setelah pencatatan, antusiasme investor ritel—yang jumlahnya melonjak pesat selama pandemi—tetap menjaga likuiditas pasar. BEI optimistis tren IPO akan berlanjut pada 2023, didukung dengan adanya pipeline perusahaan yang antre untuk go public.

Poin Penting Akhir Tahun 2022

  • IHSG ditutup di level 6.850,62, turun 9,46 poin (0,14 persen) pada 30 Desember 2022.
  • BEI mencatat rekor 59 IPO, menjadikan Indonesia pemimpin di ASEAN.
  • Kinerja tahunan IHSG tetap positif (+4,1 persen) dibanding penutupan 2021 di 6.581.
  • Tekanan global dari kenaikan suku bunga The Fed dan potensi resesi masih membayangi.
  • Jumlah investor pasar modal Indonesia meningkat signifikan, menopang likuiditas.

Outlook Pasar Modal 2023

Melihat fundamental ekonomi makro yang relatif terjaga, para analis memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada 2023, asalkan tekanan global mereda. Sektor perbankan, properti, dan komoditas tetap menjadi andalan, sementara emiten berbasis digital diperkirakan mencari momentum baru setelah koreksi di paruh kedua 2022.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, dalam sambutan penutupan perdagangan, mengapresiasi seluruh pelaku pasar dan menyatakan komitmen bursa untuk terus berinovasi. “Kami optimistis tahun depan akan lebih baik. Banyak calon emiten berkualitas yang siap melantai, dan kami akan memperkuat infrastruktur pasar agar lebih menarik bagi investor domestik dan asing,” ujarnya.

Dengan demikian, meskipun IHSG ditutup lesu di sesi terakhir, catatan tahun 2022 tetap menunjukkan daya tahan dan geliat positif pasar modal Indonesia, terutama di sisi pendanaan korporasi melalui jalur IPO.

Informasi Tambahan

Foto ilustrasi dalam berita asli memperlihatkan seorang karyawan melintas di depan layar digital yang menampilkan pergerakan IHSG saat acara Penutupan Perdagangan BEI 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). (Sumber: Liputan6.com/Angga Yuniar)

Tags: IHSG, Bursa Efek Indonesia, IPO, pasar modal, saham Indonesia

[SOCIAL_FB]: Akhir tahun 2022, IHSG ditutup lesu ke level 6.850,62—turun 9,46 poin. Namun, Bursa Efek Indonesia membukukan sejarah dengan 59 perusahaan IPO, tertinggi sepanjang masa. Apa yang melatari paradoks ini? Baca analisis dan fakta lengkapnya di sini. [SOCIAL_THREADS]: 🧵 IHSG tutup buku 2022 di 6.850,62 📉 Tapi jangan salah: tahun ini BEI pecahkan rekor 59 IPO, tertinggi dalam sejarah! Kenapa indeks melemah saat emiten baru membanjiri bursa? Simak utas ini. 👇

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User