Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Eks Kapolri Era SBY Kini Nahkodai Dewan Komisaris Bukalapak

Jakarta - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) resmi mengumumkan susunan baru dewan komisaris dan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (11/6/2026). Salah satu kepu

Jul 08, 2026 - 00:55
0 0
Eks Kapolri Era SBY Kini Nahkodai Dewan Komisaris Bukalapak

Jakarta - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) resmi mengumumkan susunan baru dewan komisaris dan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (11/6/2026). Salah satu keputusan paling strategis yang disepakati pemegang saham adalah pengangkatan Sutarman, mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), sebagai Komisaris Independen sekaligus Komisaris Utama perseroan.

Sutarman menjabat sebagai Kapolri pada periode 2013–2015 di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namanya dikenal luas sebagai figur yang membawa modernisasi di tubuh Polri, termasuk pengembangan sistem teknologi informasi dan pengamanan data strategis. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, pengangkatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya regenerasi dan penguatan tata kelola perusahaan agar lebih adaptif menghadapi tantangan era digital.

Keahlian Siber Jadi Modal Strategis

Pihak Bukalapak memandang rekam jejak Sutarman di bidang keamanan siber (cybersecurity) sebagai aset berharga. Di tengah masifnya ancaman serangan digital terhadap platform e-commerce, kehadiran tokoh dengan kompetensi tersebut dinilai tepat sasaran. Apalagi, Bukalapak merupakan perusahaan teknologi yang mengoperasikan platform dengan jutaan pengguna aktif setiap hari, sehingga kebutuhan akan sistem keamanan data dan transaksi yang tangguh menjadi prioritas utama.

"Pengangkatan Sutarman sebagai Komisaris Utama dianggap sebagai langkah strategis dari regenerasi dan penguatan tata kelola perseroan. Beliau memiliki keahlian yang sangat relevan, terutama di bidang cybersecurity, sesuai dengan sosok yang dibutuhkan perusahaan," demikian kutipan pernyataan resmi yang diterima media kami.

Selain posisi Komisaris Utama, RUPST juga menyetujui sejumlah perubahan dalam jajaran direksi. Namun, sorotan publik tetap tertuju pada penunjukan Sutarman yang membawa warna baru—dari latar belakang keamanan nasional ke ranah korporasi teknologi. Langkah ini menunjukkan kecenderungan perusahaan teknologi nasional untuk merekrut tokoh keamanan demi memperkuat fondasi bisnisnya.

Transformasi dan Regenerasi Tata Kelola

Penunjukan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Bukalapak serius melakukan transformasi tata kelola. Reputasi Sutarman sebagai pemimpin yang tegas dan berintegritas diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor, mitra bisnis, dan konsumen terhadap perusahaan. Dengan pengalaman panjangnya di pemerintahan, Sutarman diproyeksikan membawa perspektif baru yang menggabungkan disiplin sektor publik dengan dinamika perusahaan teknologi swasta. Media kami akan terus memantau dampak dari perubahan strategis ini terhadap performa dan arah bisnis Perseroan ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User