Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Bos Bursa Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal RI

Jakarta, Beritaseputar.com — Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan tanggapan resmi terkait penurunan penilaian aksesibilitas pasar modal Tanah Air yang dirilis oleh Morgan Stanley Capital

Jul 08, 2026 - 06:18
0 0
Bos Bursa Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal RI

Jakarta, Beritaseputar.com — Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan tanggapan resmi terkait penurunan penilaian aksesibilitas pasar modal Tanah Air yang dirilis oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI). Fokus sorotan utama tertuju pada perubahan status indikator information flow atau arus informasi yang mengalami penurunan dari kategori positif menjadi negatif.

Penjabat sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa hasil evaluasi dari lembaga indeks global tersebut menjadi cermin sekaligus katalis untuk pembenahan. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa masukan ini tidak dianggap sebagai vonis statis, melainkan sebagai pemicu untuk mengakselerasi reformasi di lantai bursa.

"Ya jadi, tentu kita mengapresiasi apa yang sudah disampaikan, dan itu juga sudah menjadi bagian dari diskusi kita selama ini. Jadi tentu perbaikan-perbaikan akan terus kita lakukan," ungkap Jeffrey kepada media kami di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Jeffrey menekankan bahwa evaluasi tersebut telah menjadi topik diskusi berkelanjutan antara BEI dan Self Regulatory Organization (SRO) lainnya. Pihaknya mengklaim bahwa berbagai langkah perbaikan, khususnya yang berkaitan dengan transparansi dan kecepatan distribusi data kepada investor, telah masuk dalam cetak biru reformasi pasar modal Indonesia.

Kriteria aksesibilitas yang dinilai MSCI mencakup berbagai aspek fundamental yang menjadi pertimbangan investor asing sebelum menanamkan modal. Ketika indikator arus informasi mendapat penilaian negatif, hal ini menyiratkan adanya kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keterbukaan data. Investor global membutuhkan jaminan bahwa setiap informasi material tersebar secara merata, cepat, dan tanpa distorsi di pasar.

BEI menyadari bahwa persepsi terhadap kemudahan akses informasi sangat mempengaruhi bobot Indonesia dalam indeks acuan global. Penyesuaian bobot ini secara langsung berdampak pada aliran dana pasif maupun aktif yang masuk ke bursa domestik. Oleh karena itu, respons cepat dari otoritas bursa menjadi krusial untuk menjaga momentum pertumbuhan pasar.

Lebih lanjut, Jeffrey mengisyaratkan bahwa strategi perbaikan tidak hanya berfokus pada aspek teknologi penyebaran data, tetapi juga menyasar pada penguatan tata kelola emiten. Peningkatan kualitas keterbukaan informasi dari perusahaan tercatat diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan lembaga pemeringkat internasional seperti MSCI. Koordinasi lintas lembaga di bawah naungan SRO pun diperkuat agar implementasi kebijakan berjalan sinkron dan efektif, mengembalikan persepsi positif terhadap likuiditas serta aksesibilitas pasar modal Indonesia di mata global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
galih-pratama

Editor Gaya Hidup. Editor tren, komunitas, dan gaya hidup.

Comments (0)

User