Ahli Gizi Ungkap Waktu Sarapan Terbaik untuk Penderita Diabetes

Jakarta, Beritaseputar.com – Sebuah panduan diet terbaru dari para ahli gizi menekankan pentingnya waktu sarapan bagi penderita diabetes tipe 2. Mereka mer

Jul 11, 2026 - 16:23
0 0
Ahli Gizi Ungkap Waktu Sarapan Terbaik untuk Penderita Diabetes

Jakarta, Beritaseputar.com – Sebuah panduan diet terbaru dari para ahli gizi menekankan pentingnya waktu sarapan bagi penderita diabetes tipe 2. Mereka merekomendasikan untuk sarapan dalam kurun 1 hingga 2 jam setelah bangun tidur guna membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Temuan ini menyoroti kondisi resistensi insulin yang kini memengaruhi 1 dari 4 orang dewasa secara global, bahkan banyak yang tidak menyadari telah berada di tahap pradiabetes.

Kronologi Penemuan Pola Makan

  1. Studi yang dilakukan selama 6 bulan oleh tim ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan Universitas Indonesia melibatkan 200 pasien diabetes.
  2. Para partisipan dibagi menjadi dua kelompok: satu sarapan dalam 1–2 jam setelah bangun, yang lain menunda sarapan lebih dari 3 jam.
  3. Hasil menunjukkan kelompok sarapan dini memiliki penurunan kadar HbA1c sebesar 0,5% lebih besar dibandingkan kelompok penunda.
  4. Data ini kemudian dipublikasikan dalam jurnal gizi nasional dan menjadi dasar rekomendasi resmi.

Ahli gizi utama dalam studi tersebut, dr. Anisa Rahmawati, M.Gizi, menjelaskan,

“Sarapan dalam waktu 1–2 jam pasca bangun tidur membantu menurunkan lonjakan hormon kortisol yang bisa memicu resistensi insulin. Ini adalah jendela emas metabolik yang sering dilewatkan.”

Mengapa Waktu Sarapan Penting?

Resistensi insulin terjadi ketika sel-sel tubuh tidak merespons hormon insulin dengan efektif, sehingga gula darah tetap tinggi. Sarapan tepat waktu membantu mengaktifkan kembali metabolisme setelah puasa semalaman.

  • Mengurangi produksi glukosa hati: Sarapan memberi sinyal pada hati untuk mengurangi produksi glukosa berlebih.
  • Memperbaiki sensitivitas insulin: Asupan nutrisi pagi hari meningkatkan kemampuan sel menyerap glukosa.
  • Mengontrol nafsu makan: Sarapan yang cukup mengurangi risiko ngemil makanan tinggi gula sebelum siang.

Panduan Menu Sarapan Ideal

Dr. Anisa menyarankan komposisi sarapan seimbang yang terdiri dari 40% protein, 40% serat, dan 20% karbohidrat kompleks. Contoh menu: dua butir telur rebus dengan alpukat dan satu lembar roti gandum utuh, atau oatmeal tanpa pemanis dengan potongan apel dan segenggam kacang almond. Hindari sarapan tinggi gula sederhana seperti sereal manis atau jus buah kemasan yang justru dapat memicu lonjakan gula darah. Penderita diabetes juga disarankan untuk memantau gula darah sebelum dan 2 jam setelah sarapan guna melihat respons individu terhadap menu tertentu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah memperingatkan bahwa periode pradiabetes yang tidak terkelola dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2 dalam 5 hingga 10 tahun. Oleh karena itu, kebiasaan sederhana seperti mengatur waktu sarapan dapat menjadi intervensi dini yang murah dan mudah dilakukan masyarakat.

[SOCIAL_TWEET]: Sarapan dalam 1-2 jam setelah bangun tidur bisa bantu turunkan kadar gula darah & tingkatkan sensitivitas insulin. Ahli gizi sebut ini jendela emas metabolik untuk cegah diabetes! #SarapanSehat #AtasiDiabetes #ResistensiInsulin[SOCIAL_TG]: 🕖 Waktu terbaik sarapan untuk penderita diabetes: 1–2 jam setelah bangun! Ahli gizi konfirmasi kebiasaan ini turunkan HbA1c hingga 0,5%. Contoh menu: telur, alpukat, roti gandum utuh. Jangan lewatkan jendela emas metabolik pagi hari, ya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User