2.596 Warga Klaten Resmi Keluar dari Data Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri
Jakarta - Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, resmi dinyatakan keluar dari data kemiskinan. Pencapaian ini menandai keberha
Jakarta - Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, resmi dinyatakan keluar dari data kemiskinan. Pencapaian ini menandai keberhasilan program graduasi yang diinisiasi pemerintah untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kurang mampu. Program Keluarga Harapan yang telah berjalan bertahun-tahun ini tidak hanya memberikan bantuan tunai, tetapi juga memfasilitasi pemberdayaan ekonomi melalui pendampingan dan pelatihan. Klaten sendiri termasuk daerah yang konsisten menurunkan angka kemiskinan dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan laporan yang diterima Beritaseputar.com, pada tahap I tahun 2026, Kabupaten Klaten memiliki total 54.555 KPM PKH. Dari jumlah tersebut, 2.596 keluarga berhasil graduasi setelah menunjukkan peningkatan kesejahteraan yang signifikan. Program PKH di Klaten selama ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Rincian Graduasi
Secara rinci, sebanyak 992 keluarga memilih jalur graduasi mandiri. Mereka secara sukarela menyatakan sudah mampu secara ekonomi dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial pemerintah. Sementara itu, 1.604 keluarga lainnya berhasil graduasi setelah mengikuti Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE). Graduasi mandiri merupakan indikator penting bahwa penerima bantuan telah mencapai kemandirian yang diharapkan.
"Kelulusan ini membuktikan bahwa bantuan sosial bukan sekadar jaring pengaman, melainkan batu loncatan menuju kemandirian. Mereka yang lulus mandiri adalah contoh nyata bahwa dengan tekad dan dukungan yang tepat, kemiskinan bisa diatasi," ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Klaten saat dihubungi Beritaseputar.com.
Wisuda Graduasi Mandiri
Puncak pencapaian ini dirayakan dalam acara wisuda graduasi mandiri yang digelar di Graha Bung Karno, Kabupaten Klaten, hari ini. Acara tersebut dihadiri oleh para penerima manfaat yang telah dinyatakan lulus dari program, serta pejabat daerah setempat. Acara juga dimeriahkan dengan testimoni para graduan yang berhasil membangun usaha sendiri, seperti warung kelontong dan peternakan kecil. Hadir pula perwakilan dari Kementerian Sosial yang menyampaikan apresiasi atas capaian ini.
Graduasi PKH sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan. Melalui program ini, penerima bantuan difasilitasi dengan pelatihan keterampilan, akses permodalan, dan pendampingan usaha agar mampu menciptakan penghidupan yang layak secara mandiri. Keluarga graduan nantinya akan terus dipantau perkembangannya untuk memastikan mereka tidak kembali jatuh ke dalam kemiskinan. Para pendamping PKH akan secara berkala mengunjungi mantan penerima manfaat untuk memberikan motivasi dan saran jika diperlukan.
Dengan keluarnya ribuan keluarga dari daftar penerima manfaat, pemerintah daerah berharap alokasi bantuan dapat lebih tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Kabupaten Klaten dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem pada tahun 2026.
Media kami akan terus memantau perkembangan program sosial ini dan dampaknya bagi masyarakat Klaten.
Comments (0)