Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto secara resmi memulai Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkata

Kolaborasi Strategis untuk Tata Kelola Desa yang Adaptif Dalam sambutannya, Bima Arya menekankan bahwa kompleksitas pembangunan desa saat ini menuntut kepemimpinan yang tidak hanya berbekal pengala

Jul 08, 2026 - 05:14
0 0
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto secara resmi memulai Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkata

Kolaborasi Strategis untuk Tata Kelola Desa yang Adaptif

Dalam sambutannya, Bima Arya menekankan bahwa kompleksitas pembangunan desa saat ini menuntut kepemimpinan yang tidak hanya berbekal pengalaman praktis, tetapi juga pemahaman teori dan metodologi yang kuat. Menurut laporan Beritaseputar.com, program ini digagas oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai wadah konkret kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi.

"Kami percaya bahwa dengan mempertemukan para kepala desa yang memiliki rekam jejak langsung di tengah masyarakat dengan perspektif akademik, akan lahir model tata kelola pemerintahan desa yang lebih adaptif dan berdampak nyata. Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi sebuah langkah strategis untuk mentransformasi desa dari akar rumput," ujar Bima Arya saat membuka acara.

Program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala desa dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin dinamis. Dengan berinteraksi langsung dengan civitas akademika UI, para peserta akan dibekali wawasan tentang tata kelola pemerintahan modern, perencanaan berbasis data, serta metode evaluasi kebijakan publik yang efektif.

Kolaborasi antara Kemendagri dan Universitas Indonesia ini merupakan langkah pertama yang akan direplikasi di berbagai kampus lain di Indonesia, seiring dengan komitmen pemerintah untuk membangun desa dari hulu ke hilir secara berkelanjutan. Kehadiran para kepala desa di ruang-ruang kuliah juga dianggap sebagai pengakuan bahwa pengalaman lapangan mereka adalah sumber belajar yang berharga bagi dunia akademik, sehingga terjadi simbiosis mutualisme antara teori dan praktik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
galih-pratama

Editor Gaya Hidup. Editor tren, komunitas, dan gaya hidup.

Comments (0)

User