Uni Eropa Tetapkan Tarif Masuk €7 untuk Pelancong Inggris
BRUSSELS — Komisi Eropa resmi mengumumkan bahwa seluruh warga negara Inggris akan dikenakan biaya perjalanan sebesar €7 atau setara $7,92 mulai tahun depan
BRUSSELS — Komisi Eropa resmi mengumumkan bahwa seluruh warga negara Inggris akan dikenakan biaya perjalanan sebesar €7 atau setara $7,92 mulai tahun depan. Kebijakan ini merupakan bagian dari penerapan European Travel and Information and Authorization Scheme (ETIAS) pasca-Brexit, yang mewajibkan pra-registrasi data diri sebelum memasuki kawasan Schengen.
Langkah ini menandai berakhirnya era bebas visa yang selama ini dinikmati Inggris semasa menjadi anggota Uni Eropa. Dengan statusnya kini sebagai negara ketiga atau non-anggota, Inggris akan diperlakukan setara dengan 61 negara lain yang sudah lebih dulu terdaftar dalam skema ETIAS.
Skema ETIAS dan Dampaknya bagi Pelancong
Sistem ETIAS bukanlah visa tradisional, melainkan otorisasi perjalanan elektronik yang memungkinkan pemegangnya tinggal dan bepergian di negara-negara penandatangan Schengen hingga 90 hari dalam periode 180 hari. Proses aplikasi dilakukan secara daring dengan mengisi formulir dan membayar biaya administrasi.
Seorang juru bicara Komisi Eropa menegaskan kepada media Inggris, City AM:
"Pelancong Inggris akan dikenakan biaya visa sesuai dengan skema yang sudah berlaku bagi negara-negara non-Uni Eropa. Ini adalah standar yang adil dan setara untuk semua."
Kebijakan ini diperkirakan mulai berlaku penuh pada akhir tahun 2022, seiring rampungnya masa transisi pasca-Brexit. Artinya, warga Inggris yang ingin berlibur ke destinasi populer seperti Prancis, Spanyol, Italia, atau Jerman harus menyiapkan dokumen tambahan dan biaya ekstra.
Prosedur dan Persyaratan Baru
Pelancong Inggris wajib mengisi aplikasi ETIAS secara daring sebelum keberangkatan. Data yang diminta mencakup:
- Informasi pribadi lengkap sesuai paspor
- Riwayat perjalanan dan pekerjaan
- Deklarasi keamanan dan kesehatan
- Pembayaran biaya €7 melalui kartu kredit atau debit
Mayoritas aplikasi akan diproses dalam hitungan menit. Namun, Komisi Eropa mengimbau agar pelancong tetap mengajukan permohonan setidaknya 72 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk mengantisipasi verifikasi tambahan.
Konteks Lebih Luas Pasca-Brexit
Penerapan ETIAS bagi Inggris hanyalah salah satu dari sekian banyak perubahan hubungan bilateral pasca-Brexit. Sejak resmi keluar dari Uni Eropa, Inggris telah menghadapi berbagai penyesuaian di sektor perdagangan, mobilitas tenaga kerja, hingga akses pasar keuangan.
Namun, pemerintah Inggris belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kebijakan baru ini. Sejumlah analis pariwisata memperkirakan biaya tambahan ini tidak akan menurunkan minat wisatawan Inggris secara signifikan, mengingat nilai €7 yang relatif kecil dibandingkan total biaya perjalanan ke Eropa.
Di sisi lain, negara-negara Uni Eropa yang sangat bergantung pada sektor pariwisata—seperti Spanyol dan Yunani—justru berharap prosedur baru ini berjalan lancar tanpa menghambat arus kunjungan jutaan wisatawan Inggris setiap tahunnya.
ETIAS sendiri dirancang untuk memperkuat keamanan perbatasan dengan melakukan pemeriksaan awal terhadap setiap pelancong dari negara-negara bebas visa. Sistem ini serupa dengan Electronic System for Travel Authorization (ESTA) yang diterapkan Amerika Serikat untuk negara-negara sekutunya.
Bagi warga Inggris yang terbiasa bepergian tanpa hambatan birokratis ke benua Eropa, kebijakan ini menjadi pengingat nyata bahwa Brexit telah mengubah lanskap mobilitas secara fundamental. Meski demikian, Uni Eropa menegaskan bahwa ETIAS tidak dimaksudkan untuk mempersulit perjalanan, melainkan untuk menciptakan sistem yang transparan dan aman bagi semua pihak.
[SOCIAL_TWEET]: Warga Inggris kini wajib bayar €7 dan daftar daring sebelum masuk kawasan Schengen. Era bebas visa resmi berakhir pasca-Brexit. Simak rincian aturan barunya di sini. #Brexit #ETIAS #TravelUpdate[SOCIAL_TG]: 🇪🇺✈️ Uni Eropa konfirmasi: pelancong Inggris kena biaya masuk €7 mulai tahun depan! Wajib daftar ETIAS dulu sebelum terbang. Era bebas visa pasca-Brexit resmi berakhir.
Comments (0)