Tuchel Puas Inggris Tumbangkan Prancis di Nations Championship

Miami, Amerika Serikat — Timnas rugby Inggris meraih kemenangan dramatis 6-4 atas Prancis dalam laga Nations Championship yang berlangsung panas di Miami,

Jul 19, 2026 - 10:22
0 0
Tuchel Puas Inggris Tumbangkan Prancis di Nations Championship

Miami, Amerika Serikat — Timnas rugby Inggris meraih kemenangan dramatis 6-4 atas Prancis dalam laga Nations Championship yang berlangsung panas di Miami, Amerika Serikat. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi tim asuhan Thomas Tuchel yang berjuang menutup jarak dengan negara-negara elite rugby dunia, termasuk Prancis, Spanyol, dan juara bertahan Piala Dunia Argentina.

Laga sengit tersebut menjadi sorotan utama putaran terbaru Nations Championship, turnamen bergengsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dunia. Di pertandingan lainnya, Prancis menunjukkan dominasi dengan mengalahkan Jepang 42-15 di Tokyo, sementara bintang Kylian Mbappe dari dunia sepak bola juga mencetak rekor gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dalam ajang yang berbeda.

Kemenangan Inggris Atas Prancis

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengakui bahwa kemenangan 6-4 atas Prancis merupakan langkah pertama yang krusial dalam upaya menutup kesenjangan dengan tim-tim elite. Pria asal Jerman tersebut sempat mendapat kritik tajam dari media Inggris terkait taktik defensifnya saat Inggris menelan kekalahan 21 dari Argentina di semifinal sebelumnya.

"Kami memiliki kemampuan untuk menutup jarak itu, tetapi mereka juga memiliki kemampuan untuk membukanya kembali. Delapan tahun lalu mereka (Prancis) adalah juara. Empat tahun lalu mereka berada di final. Ada sedikit kesenjangan, tapi tidak masalah. Kami ingin menutupnya,"
ujar Tuchel kepada BBC.

Tuchel menegaskan bahwa kemenangan atas Prancis menjadi fondasi penting menjelang pertandingan melawan Spanyol di Nations League mendatang. Meskipun masih terasa kekecewaan atas kegagalan di semifinal, pelatih berusia 51 tahun itu mengaku mendapat energi baru dari perjuangan para pemainnya.

"Melihat sebuah tim bertarung seperti ini memberikan Anda energi. Kelelahan akan datang setelahnya. Kami masih akan merasakan kesakitan ketika final berlangsung besok. Ini akan memakan waktu, tapi secara keseluruhan ini memberikan saya lebih banyak energi daripada mengambilnya,"
tambah Tuchel.

Pencapaian Prancis dan Mbappe

Meskipun menelan kekalahan dari Inggris, Prancis tetap menunjukkan kekuatan mereka di turnamen ini. Di pertandingan terpisah, Prancis berhasil mengalahkan Jepang dengan skor telak 42-15 di Tokyo. Kekalahan ini sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi Jepang yang tengah dalam proses pembinaan pemain muda.

Sementara itu, dunia rugby internasional juga dikejutkan oleh pencapaian gemilang di panggung Piala Dunia, di mana Kylian Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen tersebut dengan dua gol yang dicetaknya.

Jepang Panen Pengalaman dari Kekalahan

Di sisi lain, pelatih Jepang Eddie Jones memilih untuk melihat sisi positif dari kekalahan 15-42 dari Prancis. Turnamen ini menjadi kesempatan emas bagi Jones untuk memberikan pengalaman bermain kepada sejumlah pemain muda berbakat, termasuk beberapa yang masih berstatus mahasiswa universitas.

Di antara pemain muda yang mendapat kesempatan bermain adalah fly-half Ryunosuke Ito, prop Sojiro Otsuka, dan utility back Shunsuke Uenobo. Ito yang masih berusia muda memulai seluruh tiga pertandingan di posisi fly-half dan menunjukkan penampilan yang matang di sepanjang turnamen.

Sementara itu, prop berusia 22 tahun Sojiro Otsuka berhasil mencetak try di akhir babak pertama saat menghadapi Prancis. Jones tidak segan memuji penampilan kedua pemain tersebut meskipun baru memiliki pengalaman tiga pertandingan senior.

"Anak itu adalah pemain amatir, dia baru bermain tiga pertandingan rugby senior. Saya pikir dia luar biasa malam ini. Tambahkan Ito di sana, yang juga baru bermain tiga pertandingan senior. Keduanya bermain melawan tim Prancis berkualitas tinggi, benar-benar luar biasa,"
puji Jones.

Progres dan Target ke Piala Dunia Australia

Kedua negara, Inggris dan Jepang, kini mengalihkan fokus mereka ke masa depan dengan target utama Piala Dunia di Australia yang tinggal satu tahun lagi. Bagi Jepang, sisa tahun ini akan diisi dengan serangkaian pertandingan uji coba yang padat.

Jepang dijadwalkan menghadapi Australia dalam dua pertandingan uji coba pada Agustus mendatang, dengan laga pertama di Osaka dan laga kedua di Townsville. Selain itu, mereka juga akan turut serta di Piala Nations Pasifik dan menghadapi Fiji di Tokyo sebelum melanjutkan kampanye Nations Championship di Eropa pada November.

Flanker Jepang, Ben Gunter, menegaskan pentingnya turnamen ini bagi perkembangan timnas Negeri Matahari Terbit. "Kami perlu bermain melawan tim-tim terbaik untuk menjadi lebih baik. Tidak ada gunanya kami bermain melawan tim yang bisa kami kalahkan dengan mudah," ungkap Gunter.

Menutup Jarak dengan Elite Dunia

Tuchel sendiri menyadari bahwa perjalanan Inggris untuk menyaingi negara-negara elite masih panjang. Namun, kemenangan atas Prancis menjadi bukti konkret bahwa kemampuan itu ada. Dengan skuat yang terus berkembang dan pemain seperti Bukayo Saka yang menunjukkan konsistensi, Inggris memiliki fondasi yang kuat untuk bersaing di panggung internasional.

Bagi Jepang, investasi pada pemain muda seperti Ito dan Otsuka menjadi kunci jangka panjang. Jones menekankan pentingnya kerja sama dengan universitas untuk memastikan para pemain muda terus mendapatkan pelatihan berperforma tinggi dan paparan di level tertinggi.

"Semacam bakat itu, jika kami bisa terus mengembangkannya, jika kami bisa bekerja sama dengan universitas untuk memastikan mereka terus mendapatkan pelatihan berperforma tinggi dan paparan di level tertinggi, kami tidak tahu seberapa bagus pemain-pemain itu bisa menjadi," pungkas Jones.

[SOCIAL_TWEET]: Inggris tumbangkan Prancis 6-4 di Nations Championship! Tuchel: "Ini langkah pertama menutup jarak dengan tim elite." Sementara Jepang bangga dengan performa pemain mudanya meski kalah dari Prancis. 🏉 #NationsChampionship #Rugby [SOCIAL_TG]: 🏉 HEADLINE: Tuchel puas Inggris kalahkan Prancis di Nations Championship. Kemenangan 6-4 jadi langkah awal tutup jarak dengan tim elite. Jepang juga panen pengalaman meski kalah 15-42 dari Prancis di Tokyo. Full story 👉

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User