Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Trump Sebut Iran Setuju Diperiksa, Akhiri Blokade Selat Hormuz

Jakarta, Beritaseputar.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Iran telah menyetujui secara penuh dan menyeluruh untuk mengizinkan para inspektur nuklir kembali ke negaranya. Pe

Jul 08, 2026 - 05:43
0 0
Trump Sebut Iran Setuju Diperiksa, Akhiri Blokade Selat Hormuz

Jakarta, Beritaseputar.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Iran telah menyetujui secara penuh dan menyeluruh untuk mengizinkan para inspektur nuklir kembali ke negaranya. Pernyataan ini disampaikan di tengah berlangsungnya negosiasi teknis antara Washington dan Teheran di Swiss.

Menurut laporan AFP pada Selasa (23/6/2026), Trump menyebut bahwa pembicaraan tersebut "berjalan dengan baik". Kedua negara sebelumnya telah menandatangani kesepakatan yang bertujuan mengakhiri perang di Timur Tengah, dan kini pembahasan beralih ke detail implementasi, termasuk nasib program nuklir Republik Islam tersebut.

"Iran telah sepenuhnya dan secara menyeluruh setuju untuk mengizinkan inspektur nuklir kembali," ujar Trump dalam pernyataannya.

Trump juga mengumumkan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat tidak akan lagi melakukan blokade terhadap Selat Hormuz. Jalur perairan strategis tersebut sebelumnya menjadi titik ketegangan militer yang meningkat setelah konflik bersenjata di kawasan. Blokade yang berlangsung beberapa bulan terakhir telah mengganggu pasokan minyak global dan memicu lonjakan harga energi.

Kesepakatan damai yang diteken beberapa waktu lalu mencakup komitmen Iran untuk menghentikan program pengayaan uranium tingkat tinggi dan menerima mekanisme verifikasi internasional yang ketat. Pengiriman kembali inspektur nuklir—yang sebelumnya sempat terusir akibat memburuknya hubungan—menjadi salah satu pilar utama dalam memastikan kepatuhan Teheran terhadap perjanjian tersebut.

Para analis menyebut langkah ini sebagai terobosan diplomatik signifikan yang dapat menstabilkan kawasan Timur Tengah. Normalisasi hubungan antara AS dan Iran juga diharapkan membuka jalan bagi pemulihan ekonomi Iran yang sempat tertekan oleh sanksi berkepanjangan, sekaligus memberi Amerika Serikat mitra yang lebih stabil di kawasan.

Pembicaraan di Swiss difokuskan pada teknis pengawasan, jadwal pencabutan sanksi, serta mekanisme penyelesaian perselisihan. Kedua delegasi dilaporkan optimistis dapat mencapai kesepakatan final dalam beberapa pekan ke depan. Sejumlah diplomat yang terlibat menyatakan bahwa kemajuan telah melampaui ekspektasi awal.

Pemerintah Swiss, yang menjadi tuan rumah perundingan, menyambut baik kemajuan ini. Menteri Luar Negeri Swiss menyatakan bahwa perundingan telah memasuki fase paling produktif sejak dimulainya proses perdamaian, dan menegaskan negaranya akan terus mendukung dialog.

Sementara itu, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan kesiapannya untuk segera menggelar inspeksi di fasilitas-fasilitas nuklir Iran begitu mandat resmi diterima. Langkah ini diharapkan dapat membangun kembali kepercayaan internasional terhadap sifat damai program nuklir Iran yang sempat dipertanyakan. Dengan dicabutnya blokade Selat Hormuz, lalu lintas kapal tanker minyak dunia diprediksi kembali normal, dan harga minyak mentah global langsung merespons positif pengumuman tersebut dengan penurunan tajam di sesi perdagangan awal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Fact Checker. Memverifikasi klaim gaya hidup dan tren.

Comments (0)

User