Truk Wing Boks Seruduk Sejumlah Motor di Lampu Merah Persimpangan Unisma, Sopir Ditemukan Pingsan
Kecelakaan mengerikan terjadi di persimpangan Universitas Islam 45 (Unisma), Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, pada Senin (29/6/2026). Sebuah truk wing boks yang melaju dari arah Rawa Panjang tiba-tiba m
Kecelakaan mengerikan terjadi di persimpangan Universitas Islam 45 (Unisma), Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, pada Senin (29/6/2026). Sebuah truk wing boks yang melaju dari arah Rawa Panjang tiba-tiba menyeruduk sejumlah kendaraan bermotor yang tengah berhenti menunggu lampu lalu lintas berubah hijau.
Saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Surya, menceritakan detik-detik mencekam yang ia dengar dan lihat dari dekat. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pengemudi itu sedang berada di depan kampus ketika tiba-tiba suasana berubah hiruk-pikuk oleh teriakan panik.
"Saya lagi di sini depan kampus, depan sono kejadiannya tuh ibu-ibu udah teriak panik karena ada kecelakaan itu kan,"
kata Surya saat ditemui di lokasi kejadian, merekam kembali kengerian yang ia saksikan.
Berdasarkan penuturan Surya dan keterangan sejumlah warga lainnya, kecelakaan terjadi secara tiba-tiba. Truk wing boks melaju tanpa mengurangi kecepatan dan langsung menghantam kendaraan-kendaraan yang tertib menunggu di lampu merah. Suara benturan keras dan gesekan logam terdengar memekakkan telinga, membuat warga di sekitar kampus dan ruas jalan utama itu sontak panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Truk besar itu baru berhenti setelah menghantam sejumlah kendaraan yang berada di depannya. Dari pantauan laporan, setidaknya tiga sepeda motor mengalami kerusakan parah, ringsek tertabrak bagian depan truk. Beberapa pengendara motor yang menjadi korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga dan pengguna jalan yang berdatangan memberikan pertolongan pertama. Sementara itu, sopir truk ditemukan dalam kondisi pingsan di balik kemudi. Belum diketahui pasti apa yang menyebabkan sopir hilang kesadaran saat mengemudikan kendaraan berat itu. Dugaan sementara, sang sopir mengalami gangguan kesehatan mendadak saat berkendara, sehingga ia tak mampu lagi mengendalikan laju truknya saat mendekati lampu merah di persimpangan padat itu.
Kepanikan Meluas, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Suasana di lokasi kejadian berubah menjadi sangat kacau dan menegangkan. Sejumlah mahasiswa dan dosen yang berada di sekitar kampus Unisma turut serta dalam aksi pertolongan pertama. Sebagian dari mereka membantu mengevakuasi korban yang tergeletak di aspal, sementara yang lain berusaha mengamankan area sekitar agar tak ada kecelakaan susulan. Polisi lalu lintas yang tiba di lokasi segera melakukan pengaturan arus lalu lintas dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini dimuat, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tragis ini. Sopir truk yang masih dalam penanganan medis di sebuah rumah sakit di Bekasi belum bisa dimintai keterangan. Petugas juga tengah memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar persimpangan untuk memastikan kronologi lengkapnya. Dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian akibat medis yang dialami sopir, namun tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain seperti masalah rem atau gangguan teknis pada kendaraan berat tersebut.
Warga di sekitar Jalan Cut Mutia mengaku trauma dan kembali menyoroti pentingnya jalur aman bagi kendaraan berat di wilayah perkotaan. Persimpangan Unisma sendiri dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Kota Bekasi. Laporan ini dihimpun oleh Beritaseputar.com dari keterangan saksi dan aparat di lokasi kejadian.
Comments (0)