tiket.com Luncurkan Fitur tiket Green untuk Akomodasi Ramah Lingkungan di Bali
Bali, 10 Juli 2026 — Platform perjalanan daring tiket.com secara resmi meluncurkan inovasi terbarunya, fitur tiket Green, yang dirancang khusus untuk memud
Bali, 10 Juli 2026 — Platform perjalanan daring tiket.com secara resmi meluncurkan inovasi terbarunya, fitur tiket Green, yang dirancang khusus untuk memudahkan wisatawan menemukan dan memesan akomodasi ramah lingkungan di Pulau Dewata. Langkah strategis ini tidak hanya memperkuat portofolio perusahaan dalam mengakomodasi tren wisata berkelanjutan, tetapi juga menjawab desakan global akan praktik pariwisata yang lebih bertanggung jawab terhadap kelestarian alam dan pemberdayaan komunitas lokal.
Fitur tiket Green hadir sebagai sebuah lencana atau label khusus yang tersemat pada properti akomodasi yang telah lolos verifikasi ketat oleh tim internal tiket.com. Verifikasi ini meliputi tiga pilar utama: efisiensi energi dan pengelolaan air, sistem pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta keterlibatan aktif dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Tamu yang mencari pengalaman menginap dengan dampak lingkungan minimal kini dapat dengan mudah menyaring pencarian mereka menggunakan filter tiket Green di aplikasi maupun situs web tiket.com.
Menyelami Standar Verifikasi tiket Green
Untuk mendapatkan sertifikasi internal ini, sebuah hotel harus melewati serangkaian asesmen yang ketat. Tim verifikator tiket.com melakukan audit lapangan ke setiap properti, memeriksa penggunaan panel surya, sistem pemanenan air hujan, ada atau tidaknya penggunaan plastik sekali pakai, hingga komposisi menu restoran yang mengutamakan bahan organik dari petani sekitar. Hal ini menempatkan fitur tiket Green lebih dari sekadar klaim hijau di atas kertas.
"Kami tidak ingin ini menjadi sekadar greenwashing. Setiap properti dengan lencana tiket Green harus benar-benar membuktikan komitmennya melalui data konkret," tegas SVP Accommodation tiket.com, Cisyelya Bunyamin, dalam acara peluncuran yang digelar di salah satu resor bersertifikat di Ubud. Bunyamin menjelaskan bahwa sejak fase uji coba, lebih dari 50 properti di Bali telah berhasil mengantongi lencana tersebut.
"Pasar wisatawan yang sadar lingkungan di Indonesia, khususnya Bali, berkembang sangat pesat. Mereka rela membayar lebih untuk pengalaman yang selaras dengan nilai-nilai pribadi mereka. Fitur tiket Green menjembatani kebutuhan ini dengan cara yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Bunyamin.
Lima Rekomendasi Hotel Bintang Lima Ramah Lingkungan
Secara spesifik, tiket.com merekomendasikan lima properti di Bali yang menjadi percontohan program ini. Kelima properti ini dipilih karena menunjukkan praktik berkelanjutan yang patut diacungi jempol dan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri perhotelan lainnya. Pertama, Padma Resort Ubud yang terletak di utara Ubud. Resor mewah ini mengusung filosofi "sakral dan berkelanjutan" dengan 80% area properti merupakan ruang terbuka hijau. Selain memiliki instalasi pengolahan air limbah sendiri, resor ini juga mengoperasikan kebun organik yang memasok hampir seluruh kebutuhan sayuran untuk restoran di dalamnya.
Kedua, Desa Potato Head di kawasan Petitenget, Seminyak. Destinasi kreatif ini melampaui definisi hotel konvensional sebagai pusat gaya hidup berkelanjutan. Material bangunannya memanfaatkan limbah plastik daur ulang yang diolah menjadi bata konstruksi. Sementara itu, program "Tanam Pangan Sendiri" mengajak tamu untuk memanen sayuran dan rempah-rempah langsung dari kebun vertikal rooftop. Ketiga, Bambu Indah yang ikonik dengan rumah-rumah kayu jati antiknya yang diselamatkan dari pembongkaran. Hotel butik ini memelopori penggunaan kolam renang alami tanpa klorin yang dimurnikan oleh tanaman air dan bebatuan vulkanik.
Keempat, Pramana Watu Kurung di Ubud, yang menawarkan kemewahan berbasis konservasi air. Setiap kamar dilengkapi sistem daur ulang air abu-abu untuk irigasi taman tropisnya. Kelima, Jimbaran Puri Orient-Express yang terletak di pesisir Jimbaran, menerapkan kebijakan nol plastik sekali pakai secara mutlak di seluruh area properti, termasuk restoran dan spa, beralih sepenuhnya ke bahan bambu dan rotan hasil kerajinan pengrajin lokal.
Dampak Ekonomi dan Lingkungan bagi Bali
Peluncuran fitur ini tidak terlepas dari konteks yang lebih besar. Data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunjukkan bahwa wisata berkelanjutan di Indonesia berpotensi tumbuh sebesar 23% setiap tahunnya, didorong oleh preferensi wisatawan milenial dan Gen Z. Bali, sebagai destinasi unggulan yang kerap menjadi barometer tren wisata nasional, menjadi lokasi yang ideal untuk memulai inisiatif ini.
Namun, jalan menuju pariwisata hijau tidaklah mulus. Banyak pelaku industri kecil dan menengah mengeluhkan tingginya biaya investasi awal untuk mengadopsi teknologi ramah lingkungan. Menanggapi hal ini, tim verifikator tiket Green tidak hanya bertindak sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penghubung antara properti dengan konsultan keberlanjutan dan lembaga pembiayaan hijau. "Kami tidak bisa hanya menuntut hotel menjadi hijau tanpa memberi mereka akses terhadap sumber daya yang dibutuhkan. Program pendampingan teknis adalah kunci sukses transformasi ini," tambah Bunyamin dalam sesi tanya jawab di akhir acara.
| Nama Hotel | Lokasi | Fokus Keberlanjutan | Keunikan |
|---|---|---|---|
| Padma Resort Ubud | Ubud | Konservasi lahan, pertanian organik | Kebun hidroponik skala besar |
| Desa Potato Head | Seminyak | Daur ulang plastik, gaya hidup hijau | Konstruksi dari limbah plastik |
| Bambu Indah | Ubud | Restorasi bangunan, kolam alami | Rumah jati antik, kolam tanpa klorin |
| Pramana Watu Kurung | Ubud | Konservasi dan daur ulang air | Sistem irigasi air abu-abu |
| Jimbaran Puri | Jimbaran | Nol plastik sekali pakai, dukung UMKM | Fasilitas 100% bambu dan rotan |
Fitur tiket Green sendiri diwacanakan akan diperluas ke destinasi wisata lain seperti Lombok, Yogyakarta, hingga Danau Toba pada kuartal keempat tahun ini. Komitmen ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan industri pariwisata Indonesia menuju era baru yang lebih rendah emisi karbon dan lebih mendalam secara kultural. Para wisatawan pun kini memiliki kekuatan lebih besar untuk memilih sesuai hati nurani, memastikan bahwa setiap petualangan yang mereka lakukan tidak meninggalkan luka bagi bumi dan generasi mendatang.
[SOCIAL_TWEET]: Liburan ke Bali makin seru dan bertanggung jawab! 🌿 tiket.com baru aja luncurin fitur tiket Green buat nemuin hotel ramah lingkungan. Cek 5 rekomendasi hotel kece yang udah tersertifikasi, dari Ubud sampai Jimbaran! #TravelGreen #EcoTourism #BaliHotels[SOCIAL_TG]: 🌿 Kabar baik buat traveler pecinta alam! tiket.com luncurkan fitur tiket Green. Sekarang pesan hotel ramah lingkungan di Bali jadi lebih gampang. Ada 5 hotel keren dari Ubud sampai Jimbaran yang recommended banget!
Comments (0)