Trump Tak Paham Kartu Merah, Sebut Wasit Pildun 2026 Curang

Kehebohan mewarnai Piala Dunia 2026 setelah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan komentar kontroversial soal keputusan wasit. Trump

Jul 11, 2026 - 16:50
0 1
Trump Tak Paham Kartu Merah, Sebut Wasit Pildun 2026 Curang

Kehebohan mewarnai Piala Dunia 2026 setelah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan komentar kontroversial soal keputusan wasit. Trump meminta FIFA meninjau kartu merah yang diterima striker tim nasional AS, Folarin Balogun, dan menyebut wasit berlaku curang. Ironisnya, politikus berusia 80 tahun itu mengaku tak tahu arti kartu merah dalam sepak bola.

Kartu Merah Balogun yang Memicu Protes

Insiden terjadi pada laga penyisihan grup antara Amerika Serikat dan Uruguay, 18 Juni 2026. Folarin Balogun diusir wasit setelah dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap bek lawan pada menit ke-74. Keputusan itu membuat AS harus bermain dengan 10 pemain dan akhirnya kalah 1-2, sekaligus memupus asa lolos dari Grup D.

Tak lama berselang, Trump mencuit di platform Truth Social: “Wasit di Piala Dunia ini benar-benar curang! Kartu merah untuk Balogun adalah penghinaan terhadap Amerika. FIFA harus segera menyelidiki dan membatalkannya. Kami diperlakukan tidak adil!”

Tak Paham Aturan Sepak Bola

Yang membuat gempar, dalam wawancara dengan Fox News keesokan harinya, Trump mengejutkan publik dengan ucapannya. “Saya tidak terlalu paham aturan sepak bola. Kartu merah itu apaan sih? Yang jelas itu tidak adil buat pemain kami. Dia cuma didorong sedikit,” ujar Trump dengan nada kesal.

Pernyataan ini langsung menjadi bahan olok-olok di media sosial. Tagar #CluelessTrump dan #RedCardKing sempat menduduki trending topic dunia. Banyak warganet yang menyindir Trump karena mencampuri urusan olahraga tanpa pengetahuan dasar.

Reaksi FIFA dan Dunia Sepak Bola

FIFA menanggapi dengan dingin. Dalam rilis singkat, badan sepak bola dunia itu menegaskan bahwa semua keputusan wasit bersifat final dan telah melalui proses pengawasan ketat. “VAR juga telah mengonfirmasi keputusan tersebut. Tidak ada dasar untuk peninjauan ulang,” bunyi pernyataan resmi FIFA.

Mantan bintang sepak bola AS, Landon Donovan, ikut berkomentar. “Saya menghormati Trump sebagai mantan presiden, tapi tolong jangan ikut campur soal aturan sepak bola. Kartu merah Balogun sudah tepat,” katanya dalam podcast ESPN.

“Ini membuktikan bahwa sepak bola belum sepenuhnya dipahami oleh sebagian kalangan di Amerika. Mungkin Trump perlu nonton lebih banyak MLS dulu,” sindir Alexi Lalas, legenda timnas AS.

Sejarah Trump dan Sepak Bola

Ini bukan pertama kalinya Trump bersinggungan dengan sepak bola. Pada 2018, ia juga sempat melontarkan kritik terhadap hak siar Piala Dunia di AS. Namun, ketidaktahuannya akan aturan dasar seperti kartu merah kali ini dianggap sebagai momen paling absurd dalam hubungannya dengan si kulit bundar.

Sementara itu, tim nasional AS sendiri telah menerima kenyataan pahit tersingkir lebih awal. Pelatih Mauricio Pochettino menyatakan kekecewaannya tetapi menghormati keputusan wasit.

[SOCIAL_TWEET]: Trump komentari Piala Dunia 2026, protes kartu merah pemain AS. Fakta mengejutkan: dia ngaku gak ngerti arti kartu merah! #Trump #Pildun2026 #Balogun #RedCard[SOCIAL_TG]: 🤦‍♂️ Donald Trump protes wasit Piala Dunia, sebut keputusan kartu merah untuk pemain AS itu curang. Parahnya: dia sendiri nggak tahu fungsi kartu merah! FIFA udah jawab, gak akan tinjau ulang. Sepak bola versi Amerika? 🙃

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User