Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Swedia Paling Percaya Orang Asing, Kenapa Negara Lain Tidak?

Tingkat kepercayaan sosial antarwarga di berbagai belahan dunia ternyata tidak seragam. Sebuah laporan global yang dirilis pada Desember 2025 oleh Pew Research Center mengungkap adanya kesenjangan ya

Jul 08, 2026 - 00:12
0 0
Swedia Paling Percaya Orang Asing, Kenapa Negara Lain Tidak?

Tingkat kepercayaan sosial antarwarga di berbagai belahan dunia ternyata tidak seragam. Sebuah laporan global yang dirilis pada Desember 2025 oleh Pew Research Center mengungkap adanya kesenjangan yang mencolok dalam hal rasa percaya terhadap orang asing. Dari 25 negara yang disurvei, muncul satu nama yang menonjol sebagai negara paling percaya, sementara negara lain tertinggal cukup jauh.

Swedia menduduki peringkat teratas sebagai negara dengan tingkat kepercayaan tertinggi terhadap orang yang tidak dikenal. Menurut laporan yang dihimpun oleh media kami, sebanyak 83% orang dewasa di negara Skandinavia tersebut meyakini bahwa kebanyakan orang pada dasarnya dapat dipercaya. Angka ini menjadi yang paling tinggi dibandingkan seluruh negara yang menjadi responden dalam survei tersebut.

Ketimpangan Global

Di sisi lain, laporan ini juga memotret rendahnya rasa percaya di beberapa negara. Turki berada di posisi paling buncit, dengan hanya 14% warga yang merasa yakin bahwa kebanyakan orang bisa dipercaya. Angka ini menciptakan kontras yang sangat tajam jika dibandingkan dengan capaian Swedia, menunjukkan bahwa faktor budaya, kesejahteraan sosial, dan stabilitas politik sangat mungkin memengaruhi persepsi publik terhadap orang asing.

Survei ini tidak hanya membandingkan dua negara ekstrem tersebut. Di luar Swedia, negara-negara maju lainnya menunjukkan variasi. Beberapa negara dengan tingkat kepercayaan moderat mencerminkan bagaimana kohesi sosial dan pengalaman historis membentuk mentalitas warganya. Sementara itu, di sejumlah negara berkembang, rendahnya tingkat kepercayaan sering dikaitkan dengan ketidakpastian ekonomi dan lemahnya penegakan hukum.

Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan sosial bukanlah sesuatu yang given, melainkan produk dari institusi yang stabil dan kesejahteraan yang merata.

Rahasia Swedia

Lalu, mengapa Swedia bisa begitu percaya? Para analis yang diwawancarai media kami merujuk pada sejarah panjang negara tersebut dalam membangun negara kesejahteraan (welfare state) yang kuat. Sistem jaminan sosial yang transparan, birokrasi yang efisien, dan tingkat korupsi yang sangat rendah menciptakan lingkaran positif: warga percaya pada negara, dan kepercayaan itu meluas ke sesama warga, termasuk orang asing.

Selain faktor institusional, homogenitas sosial dan budaya gotong royong yang telah mengakar di masyarakat Skandinavia juga dinilai berperan besar. Di Swedia, menaruh curiga pada orang lain bukanlah norma yang dominan. Sebaliknya, interaksi sosial dilandasi asumsi dasar bahwa orang lain memiliki niat baik hingga terbukti sebaliknya.

Meskipun demikian, laporan ini juga mengingatkan bahwa kepercayaan tinggi bukan tanpa tantangan. Dinamika politik global dan gelombang disinformasi di era digital dianggap bisa menjadi ancaman bagi tingkat kepercayaan yang selama ini susah payah dibangun. Walaupun begitu, untuk saat ini, Swedia tetap menjadi contoh bagaimana sebuah bangsa bisa hidup berdampingan dengan tingkat keyakinan tinggi terhadap sesamanya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
galih-pratama

Editor Gaya Hidup. Editor tren, komunitas, dan gaya hidup.

Comments (0)

User