Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Sindikat Judol Hayam Wuruk Raup Untung Rp 1,69 T, Deposit Capai Rp 13,9 T

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan perjudian online berskala besar yang beroperasi dari Gedung Hayam Wuruk Tower, Jakarta Barat. Hasil analisis di

Jul 07, 2026 - 23:41
0 0
Sindikat Judol Hayam Wuruk Raup Untung Rp 1,69 T, Deposit Capai Rp 13,9 T

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan perjudian online berskala besar yang beroperasi dari Gedung Hayam Wuruk Tower, Jakarta Barat. Hasil analisis digital forensik yang dilakukan penyidik mengungkap fakta mengejutkan: sindikat ini telah mengantongi keuntungan mencapai Rp 1,69 triliun, sementara total deposit dari para pemain yang tercatat di platform mereka menembus angka Rp 13,9 triliun. Pengungkapan ini menjadi salah satu pukulan telak terhadap ekosistem judi daring yang kian meresahkan masyarakat.

Dalam keterangannya kepada Beritaseputar.com, Jumat (26/6/2026), Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra memaparkan bahwa angka fantastis tersebut didapat dari penelusuran data statistik pada perangkat digital milik para tersangka. “Ini bukan sekadar permainan kecil-kecilan. Volume transaksi dan keuntungan yang mereka raup menunjukkan bahwa jaringan ini dikelola secara sangat profesional,” ujarnya.

“Berdasarkan data statistik di salah satu platform milik tersangka, didapatkan catatan deposit mencapai Rp 13,9 triliun dengan profit yang sudah tercatat ataupun yang didapatkan mencapai Rp 1,69 triliun.”

Modus dan Penggerebekan

Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, kantor yang dijadikan markas sindikat disamarkan sebagai perusahaan perdagangan legal. Tim Dittipidum melakukan penggerebekan setelah melalui penyelidikan intensif selama berbulan-bulan. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah tersangka kunci beserta puluhan unit server, komputer, telepon genggam, dan dokumen transaksi keuangan yang menjadi barang bukti utama.

Para tersangka diduga kuat menjalankan beberapa situs judi online sekaligus, melayani ribuan pemain dari dalam dan luar negeri. Sistem deposit yang terintegrasi memungkinkan uang masuk melalui berbagai kanal, termasuk transfer bank, dompet digital, hingga aset kripto. Keuntungan sebesar Rp 1,69 triliun yang terdeteksi merupakan akumulasi dari selisih antara total deposit dan pembayaran kemenangan pemain selama periode operasi yang masih terus didalami.

Kerugian Besar di Balik Deposit Jumbo

Angka deposit Rp 13,9 triliun mencerminkan perputaran uang yang sangat masif di platform ilegal tersebut. Dengan selisih keuntungan mencapai belasan persen, praktis mayoritas dana pemain berakhir di kantong sindikat. Kerugian para korban—yang sebagian besar adalah warga Indonesia—diprediksi jauh lebih besar jika memperhitungkan akumulasi kekalahan yang terus bergulir. Polri menegaskan akan terus melacak aliran dana, termasuk kemungkinan tindak pidana pencucian uang lintas batas.

Brigjen Wira mengatakan, pengungkapan ini merupakan hasil sinergi antara Bareskrim, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). “Kami tidak hanya mengejar para teknisinya, tetapi juga akan menyasar otak intelektual di balik jaringan ini, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak-pihak yang melindungi operasional mereka,” tegasnya kepada awak media Beritaseputar.com.

Kasus ini memperkuat komitmen aparat dalam memerangi judi online yang terus bertransformasi dengan memanfaatkan teknologi canggih. Polri mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur iming-iming kemenangan instan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui kanal resmi. Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan masih berjalan dan jumlah tersangka berpotensi bertambah seiring dengan pengembangan kasus yang melibatkan jejaring internasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User