Skor Pelayanan Jadi 8,37 Versi Litbang Kompas, Polri: Amanah yang Harus Dijaga
Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat peningkatan signifikan dalam penilaian kinerja profesionalisme pelayanan publik. Berdasarkan survei terbaru Litbang Kompas, skor keperc
Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat peningkatan signifikan dalam penilaian kinerja profesionalisme pelayanan publik. Berdasarkan survei terbaru Litbang Kompas, skor kepercayaan masyarakat terhadap Polri melonjak dari 7,76 pada tahun 2025 menjadi 8,37 pada tahun 2026. Kenaikan sebesar 0,61 poin ini mencerminkan hasil nyata dari serangkaian program perbaikan yang dijalankan secara konsisten oleh institusi penegak hukum tersebut.
Lonjakan Skor Cerminkan Perbaikan Nyata
Menanggapi capaian positif itu, Kepala Divisi Humas (Kadiv Humas) Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Johnny Eddizon Isir, menyampaikan apresiasi sekaligus menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan kerja keras. Ia menekankan bahwa Polri tidak akan berpuas diri dan akan terus memperkuat profesionalisme personel di seluruh lini.
"Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata. Polri akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan memperkuat profesionalisme personel,"
Dari data yang dihimpun media kami, survei Litbang Kompas itu melibatkan ribuan responden di berbagai wilayah Indonesia. Aspek yang diukur meliputi kecepatan penanganan laporan, keramahan petugas, kemudahan akses, hingga inovasi layanan berbasis digital. Peningkatan skor ini menandakan bahwa upaya pembenahan di tubuh Polri mulai dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di sektor pelayanan publik.
Irjen Johnny mengungkapkan bahwa jajaran Polri telah menyusun peta jalan strategis untuk memastikan tren positif ini terus berlanjut. Di antaranya dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkala, modernisasi sarana dan prasarana, serta penguatan sistem pengawasan dan transparansi di setiap unit pelayanan. "Kami ingin masyarakat melihat Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap melayani dan melindungi," ujarnya.
Inovasi Digital Dorong Kepuasan Publik
Di bidang digital, Polri telah meluncurkan sejumlah aplikasi dan kanal pengaduan daring yang memudahkan masyarakat mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor polisi. Langkah ini mendapat sambutan positif, terutama dari kalangan generasi muda dan pelaku usaha yang membutuhkan efisiensi waktu. Selain itu, pendekatan humanis dan komunikasi yang ramah menjadi penekanan dalam reformasi kultural di internal Polri.
Sejumlah wilayah yang sebelumnya mencatat skor rendah kini mendapat perhatian khusus melalui program pembinaan terpadu dan supervisi langsung dari pimpinan pusat. Polri berjanji menjadikan setiap masukan publik dan hasil survei sebagai acuan perbaikan yang berkelanjutan. "Amanah ini bukan hanya tanggung jawab Humas atau pimpinan, tetapi seluruh anggota Polri di manapun bertugas," tegas Irjen Johnny.
Dengan skor 8,37, Polri kini menempati posisi yang semakin kompetitif di antara lembaga-lembaga publik lainnya. Capaian ini menjadi bekal penting menjelang berbagai agenda nasional yang membutuhkan kehadiran dan kepercayaan penuh masyarakat terhadap institusi keamanan negara.
Comments (0)